Saya pernah lihat email balasan dr salah satu pabrikan engine besar di forum lain yang menjawab pertanyaan membernya mengenai optimum RPM sesuai manual.
Dan jawabnya nya kira2 begini, nilai optimum RPM itu bisa tercapai dengan beberapa kondisi, seperti apakah break in sesuai dengan instruksi di manual, suhu udara pada waktu test, kelembapan udara, fuel/propeler/busi/spinner yang digunakan.
Kalau pengalaman pribadi, paling tinggi pernah mencapai 15.000, dengan engine OS 61 FX, tuned pipe, fuel 5% Byron, propeller 12x6. Dan engine nempel di pesawat dengan upright mounting.
Mengenai posisi engine juga ada beberapa info bahwa kalau engine 2 stroke lebih tinggi RPM kalau dipasang side mounting ke kanan. Apa benar begitu ?
regards
RH
Selisih RPM aktual vs manual book
- richard
- Technical Sergeant

- Posts: 725
- Joined: 13 Aug 2008, 18:15
- Location: Jakarta, Bali
- Contact:
- christoffel
- Chief Master Sergeant

- Posts: 1547
- Joined: 04 Jan 2008, 13:42
- Location: Pondok Chandra Surabaya
Re: Selisih RPM aktual vs manual book
yup. memang bener begitu pak richard.
banyak sekali faktor yg mempengaruhi.
cuman, menurut saya, kalau dimanual tertulis
"max peak power output 1.2HP at 16000 RPM"
artinya ini nilai maximum pada kurva power vs rpm mesin tersebut.
jadi kalau kita ingin agar mesin tsb mengeluarkan 100% kemampuannya, harus diusahakan bekerja pada kisaran 16000 tersebut.
contohnya pada mesin OS 32 SX saya, menggunakan BBM oplosan, 4:1 (20% castor) tanpa nitro (saya nggak suka pake nitro, mahal ...).
setelah mencoba berbagai ukuran prop, didapat ukuran optimal 10x4 yg mana menghasilkan static rpm 15500 RPM.
OS55AX saya biasanya saya beri prop 12x4 dan mampu menjerit sampai 15000 RPM, (tentunya dg break-n yg baik)
untuk OS46AX bisa dicoba dg 11x4
kalau mau pake nitro, prop diatas bisa dibesarkan lagi, pokoknya rpm harus mendekati spec di manual, jangan terlalu dibawah, juga jangan lebih.
@mas setyo, boleh dicoba deh resep saya ini. nanti di report, bagaimana hasil uji terbangnya .... saya jamin pasti lebih memuaskan deh ...
banyak sekali faktor yg mempengaruhi.
cuman, menurut saya, kalau dimanual tertulis
"max peak power output 1.2HP at 16000 RPM"
artinya ini nilai maximum pada kurva power vs rpm mesin tersebut.
jadi kalau kita ingin agar mesin tsb mengeluarkan 100% kemampuannya, harus diusahakan bekerja pada kisaran 16000 tersebut.
contohnya pada mesin OS 32 SX saya, menggunakan BBM oplosan, 4:1 (20% castor) tanpa nitro (saya nggak suka pake nitro, mahal ...).
setelah mencoba berbagai ukuran prop, didapat ukuran optimal 10x4 yg mana menghasilkan static rpm 15500 RPM.
OS55AX saya biasanya saya beri prop 12x4 dan mampu menjerit sampai 15000 RPM, (tentunya dg break-n yg baik)
untuk OS46AX bisa dicoba dg 11x4
kalau mau pake nitro, prop diatas bisa dibesarkan lagi, pokoknya rpm harus mendekati spec di manual, jangan terlalu dibawah, juga jangan lebih.
@mas setyo, boleh dicoba deh resep saya ini. nanti di report, bagaimana hasil uji terbangnya .... saya jamin pasti lebih memuaskan deh ...