Klo mau, di parkjets.com ada 2 plan pesawat yg kyk gini. EZ Cozy ama Velociraptor. Daripada design ulang pake aja yg itu. Why re-invent the wheel?
Canard itu sifatnya beda sama pesawat biasa alias pesawat elevator. Klo dy punya roda/Landing gear(LG) maka ketika take-off, nose bakal ketarik naik bukannya tail didorong turun. Take off menjadi sangat mudah. Tapi disadvantage dari ini adalah prop pada umumnya mesti diblakang dan LG menjadi tinggi untuk menghindari prop-strike(prop kna tanah).
Kalau soal terbang pesawat canard pada umumnya sama dengan pesawat biasa. Namun stall-characteristicnya beda. Dengan setting yang benar pesawat tidak akan pernah stall secara violent/tiba2. Stall yg dianggap benar buat pesawat canard adalah ketika canard-nya stall sebelum sayap utama. Dengan begitu nose kehilangan lift dan turun. Kecepatan meningkat dan lift kembali dan pesawat regain-control.
Settingnya ada dalam AOA atau Angle Of Attack dari canard. Canard diharuskan punya angle +2-4 derajat agar dia selalu stall dluan. Bila ini tidak dilakukan dan Sayap utama stall dluan maka recovery stall menjadi sulit. Wing utama jatuh sementara canard terus "terbang". Tail turun dan pesawat jatuh beberapa puluh meter sebelum nose kembali turun dan lift bisa di regain kembali.
My 2 cents
