Page 5 of 8

Posted: 20 May 2008, 21:23
by Bambang Riyanto
Hari ini belum sempat ambil video. sekarang baru bangun tidur. badan capek banget.
Tapi saya janji pasti akan saya upload secepatnya

Posted: 21 May 2008, 08:56
by mcat
OOT kebetulan lg ngebahas servo nih, saat ini saya pake gy 240 dan servo hs 81 di bell 222 saya si tail kadang tiba2 lari ke kanan, pada saat mau dicounter ke kiri agak susah, responnya agak lama baru balik lagi. kira2 masalahnya di gyro atau di servo tuh. kebetulan spek yg sama saya pakai di trex saya tdk ada masalah.

Posted: 21 May 2008, 11:13
by Syafik
ok pak bambang ditunggu video outdoornya, dicoba beberapa manuver yang membutuhkan kerja rudder cukup banyak, misal forward, stal turn, piro, atau lainnya biar bener2 mantap reviewnya... siapa tau servonya bisa jadi pilihan kalau mau upgrade...

Posted: 21 May 2008, 13:28
by sahid
Mas Syafik, benar adanya....kenyataan yg kita alami...manual bisa jadi no. dua atau bahkan lebih......semula inginya lurus-lurus aja....plek ma manual....
Pak Arief, sementara pakai 9254 udh ok koq ( rekomnya 401 ) u eng 50

Posted: 21 May 2008, 16:23
by Bambang Riyanto
Videonya ada dialamat ini :
http://www.youtube.com/watch?v=xsnc3Ur01TY

Tempat demo : upper roof Ambarrukmo Plaza
Tadi waktu demo anginnya kencang sekali.
pada waktu akhir demo, sang pilot digigit semut merah, sehingga landingnya gak bisa mulus.
semoga bisa bermanfaat bagi kita semua

Posted: 23 May 2008, 02:26
by Dharwinz
Bambang Riyanto wrote:Videonya ada dialamat ini :
http://www.youtube.com/watch?v=xsnc3Ur01TY

Tempat demo : upper roof Ambarrukmo Plaza
Tadi waktu demo anginnya kencang sekali.
pada waktu akhir demo, sang pilot digigit semut merah, sehingga landingnya gak bisa mulus.
semoga bisa bermanfaat bagi kita semua


kirain jumpalitan :).. klo hover seperti itu saja, rasanya terlihat sama saja dengan bawaan servo standartnya... tidak beda jauh..

Posted: 23 May 2008, 09:16
by sahid
Bambang Riyanto bilang :
Videonya ada dialamat ini :
http://www.youtube.com/watch?v=xsnc3Ur01TY

Tempat demo : upper roof Ambarrukmo Plaza
Tadi waktu demo anginnya kencang sekali.
pada waktu akhir demo, sang pilot digigit semut merah, sehingga landingnya gak bisa mulus.
semoga bisa bermanfaat bagi kita semua




oups...patroli aja toh....emg bener susah liat perbedaanya.... ](*,) ](*,) ](*,)

Posted: 23 May 2008, 17:37
by Bambang Riyanto
Waktu itu anginnya super kencang. pilot ahlipun tidak akan berani terbang. karena waktu itu juga ditonton oleh salah satu pilot senior dari jogja. kita demo 3 heli. tapi yang pertama crash berat. begitu tinggi 4M, langsung disambar angin dan jatuh.
Demo kedua pake rudder servo asli belt cp, heli sangat tidak stabil karena kencangnya angin. apalagi waktu ekor disambar angin, langsung crash juga ( Ketinggian cuma 3M ). demo ketiga kita pake servo rudder DS929MG seperti divideo, kita tidak berani terbang tinggi. sekarang kita bayangkan saja : disuatu gedung dengan ketinggian sekitar 25M, kira kira anginnya kencang atau tidak ?

Posted: 23 May 2008, 20:23
by John
memang secara teori semua gyro ngelock dalam arti mencegah
hely kita berputar. jd gyro akan melawan segala gerakan dan mencagah
terjadinya putaran yang disebabkan oleh segala pengaruh selain
input dari stick ruder..
andai kata ada serangan angin dan gyro + servo tidak mampu melawan
dan bila angin reda maka heli akan kembali diam (kalau belum crash... =P~ =P~ )
tetapi arah heli kt mungkin ga kembali seperti semula tp yg penting kembali diam
nah lain halnya bila kita mengunakan mode "HH lock" maka hely akan kembali ke arah semula
karena pada mode "HH lock" gyro selain mencegah putaran juga mencatat arah hely kt pada memorinya.
jd bila melihat dari demo video pak bambang secara teori itu dapat diterima dan masuk akal
nah tinggal presepsi kita terhadap kata "lock" itu yang seperti apa..? :bow: :bow:

Posted: 23 May 2008, 20:33
by andre77
Kalau masi pakai GYRO standar bawaan belt cp saya rasa pakai servo HS 81 juga sudah cukup buat patroli.kalo pake futaba 240 dan HS 81 udah bisa mild 3D malah kalo mau hard core 3D pake 401+9457. dan yang paling penting jempol pilotnya.