XTR, REALFLIGHT 3.5, AFPD, PHOENIX SIMULATOR ?
Moderator: DeVIN
- sevenslidegrills
- Chief Master Sergeant

- Posts: 1527
- Joined: 03 Jul 2007, 00:33
- Location: SBY-MDR
- Contact:
Nah kebetulan obrolan soal spek hardware untuk reflex. Saya ada masalah ni dg laptop saya. Spek Intel Core 2 Duo 1.7Ghz, RAM 1Gigs, VGA Intel 128 shared. Klo buat reflex awalnya lancar. Tapi sewaktu habis crash ato mo mulai baru lagi kok lama banget ya loadingnya. Klo sdh gitu pas aen lagi agak patah2 grafisnya. Tapi klo modelnya pesawat loadingnya lebih cepat.
Apa perlu upgrade RAM lagi ya? Soalnya gejala ini muncul setelah 1x flight lama. Jadi kayak kehabisan memory gitu. Dulu sebelum pake laptop ini saya pake laptop dg spek yg lebih rendah, Pentium IV 2.8, RAM 512, VGA GeForce 32megs dedicated lancar2 aja tuh.......
Apa perlu upgrade RAM lagi ya? Soalnya gejala ini muncul setelah 1x flight lama. Jadi kayak kehabisan memory gitu. Dulu sebelum pake laptop ini saya pake laptop dg spek yg lebih rendah, Pentium IV 2.8, RAM 512, VGA GeForce 32megs dedicated lancar2 aja tuh.......
- DeVIN
- Master Sergeant

- Posts: 887
- Joined: 22 May 2007, 05:55
- Location: Tasbi MEDAN
- Contact:
Ya jelas om.
Pertama:
Laptop yang lama itu walupun ramnya lebih kecil, tapi dedicated GeForce, walaupun 32M tapi dibanding Intel (maaf; walaupun 128 tapi shared kan om). Dan semua drivel NVIDIA Geforce ato Ati emang didukung support forum dan customer dalam membuat drivernya compatible. Hal ini yang gak ada tuk Intel Shared VGA, aka drivernya rata udah optimized / semi overclock.
Kedua, walaupun udah core duo, aktifasi pemakaian duo core-nya tidak terpakai reflex sim.
Emang RAM-nya lebih gede, yang kepake tapi gak efisien, banyak setingan terkait dengan RAM ini, ada yang windows managed, ada yang manual,...., dst.
Saya cuma centrino 1.5ghz,...RAM 512+256, Go5200 Fx 64MB. VGA Overclocked 224/477.
Coba turunkan resolusi, main tanpa windows (fullscreen aja),.....
Salam.
Pertama:
Laptop yang lama itu walupun ramnya lebih kecil, tapi dedicated GeForce, walaupun 32M tapi dibanding Intel (maaf; walaupun 128 tapi shared kan om). Dan semua drivel NVIDIA Geforce ato Ati emang didukung support forum dan customer dalam membuat drivernya compatible. Hal ini yang gak ada tuk Intel Shared VGA, aka drivernya rata udah optimized / semi overclock.
Kedua, walaupun udah core duo, aktifasi pemakaian duo core-nya tidak terpakai reflex sim.
Emang RAM-nya lebih gede, yang kepake tapi gak efisien, banyak setingan terkait dengan RAM ini, ada yang windows managed, ada yang manual,...., dst.
Saya cuma centrino 1.5ghz,...RAM 512+256, Go5200 Fx 64MB. VGA Overclocked 224/477.
Coba turunkan resolusi, main tanpa windows (fullscreen aja),.....
Salam.
- Joker
- Master Sergeant

- Posts: 836
- Joined: 24 Jul 2007, 11:56
- Location: Surabaya
- Contact:
- Syafik
- Brigadier General

- Posts: 7946
- Joined: 22 Jan 2007, 13:24
- Location: Gresik - Surabaya
- Contact:
- Joker
- Master Sergeant

- Posts: 836
- Joined: 24 Jul 2007, 11:56
- Location: Surabaya
- Contact:
- DeVIN
- Master Sergeant

- Posts: 887
- Joined: 22 May 2007, 05:55
- Location: Tasbi MEDAN
- Contact:
Joker wrote:xtr reflex membutuhkahn vga dengan support with hardware anti alias dan bump mamping (dirext 9.0) bisa software juga tapi jelas pasti pelan karena membutuhkan proc. untuk menampilkan gambar
Nah, kalau hardware gak support, atau 1/2 support (hi3x), lebih baik off-kan aja semua yang terkait dengan: (berurut pada NVIDIA - Display Setting - View Advanced)
Antialiasing - off
Anisotropic - off
Image Setting - Performance
Vertical Synch - off (on-kan dari aplikasi, REFLEX ato G3-nya aja)
Force mipmap - none
Conformant texture - off
Extension Limit - off
Anisotropic mip optimization - off
Anisotropic sample optimization - off
triple buffering - off
negative bias clamp
@Om Syafik,....
Onboard dan Shared VGA, tidak memiliki hardware acceleration yang khusus, biasanya GPU (Graphics Processing Unit)-nya aja yang memiliki interface AGP dan PCI Express dengan atau malahan tanpa 3D Processor. Jelas yang 32mb lebih bisa karena ini card dari NVIDIA dengan 3D Geforce, dibanding 64m onboard biasa.
Salam.
nb: Om Erik udah menggunakan "PCI Latency Tool" tuk card PCI Express Intel di Laptopnya, lumayan hasilnya - katanya.
- ajo.naim
- Staff Sergeant

- Posts: 372
- Joined: 07 Mar 2007, 13:58
- Location: Palembang / Pekanbaru
- Contact:
Kebetulan ada niat buat upgrade kompie PIII di rumah ke kelas PIV, pengennya sich yg kelas Core2 Duo.
Baca2 review bermacam-macam motherboard, untuk yg minimalis banyak mobo yg onboard grafis.
Apakah ada rekan yg sudah test jalan macam simulator yg pakai onboard grafik kelas GMA-950 (chipset Intel945) atau GMA-3000(chipset Intel 965) ? Please review ny dong....
Saya mau upgrade dari part2 sekond aja..., hunting di forum jual beli kuskas.us
Baca2 review bermacam-macam motherboard, untuk yg minimalis banyak mobo yg onboard grafis.
Apakah ada rekan yg sudah test jalan macam simulator yg pakai onboard grafik kelas GMA-950 (chipset Intel945) atau GMA-3000(chipset Intel 965) ? Please review ny dong....
Saya mau upgrade dari part2 sekond aja..., hunting di forum jual beli kuskas.us
- DeVIN
- Master Sergeant

- Posts: 887
- Joined: 22 May 2007, 05:55
- Location: Tasbi MEDAN
- Contact:
- sevenslidegrills
- Chief Master Sergeant

- Posts: 1527
- Joined: 03 Jul 2007, 00:33
- Location: SBY-MDR
- Contact:
Om devin thanks bantuannya kemaren malem. Pake PCI Latency bisa smooth garfisnya. Flight pertama bisa hampir dapet 100 fps. Tapi kebelakangnya sekitar 3x flight mulai turun fpsnya bahkan sampai 15 fps......
Solusi paling bagus, landingkan hali ato pesawat. Tutup aplikasi jalankan lagi dari awal. Lancar...... heehehehe
Solusi paling bagus, landingkan hali ato pesawat. Tutup aplikasi jalankan lagi dari awal. Lancar...... heehehehe
- DeVIN
- Master Sergeant

- Posts: 887
- Joined: 22 May 2007, 05:55
- Location: Tasbi MEDAN
- Contact: