Page 7 of 9
Posted: 05 Jul 2008, 09:05
by coyo
Abi Ghiffa wrote:Prabowo wrote:yoi om arif, di magelang ibu vera lumayan banyak stock, saya juga ambil dari dia buat project terry the trainer saya.
nah om semua ada yang punya referensi gimana konstruksi alat sawmill balsa nggak yah?
satu saat sepertinya saya perlu tahu deh. saya sedang menanam pohon2 balsa dan sekitar 2 tahun lagi layak tebang.
sepertinya kalau kita bisa menyediakan sendiri kebutuhan workshop akan lebih baik, ya meski kualitas lembarannya tak akan sebagus balsa
aussie yang biasa kita jumpai di LHS. mohon info kalau ada yang punya pengetahuan ttg alat pemotong balsa itu...
trims..
Wah saya malah tertarik sama konsep om Bowo nich,..saya minat beli bibitnya dimana yach ???
Secara Bumi Indonesia ini negara agraris, kok masih impor kayu, kalo dapet benihnya dikampung ada tanah lowong dikit mau saya tanemin Balsa saja,biar jadi lebih merasa cinta aeromodelling,..
Ditunggu infonya .
kayunya sih banyak, ngolahnya aza yg gak(belum) bisa. Setau saya balsa itu sama ato mirip dengan kayu albasiah / sengon / ato apalah nama daerahnya, yg biasa dipake buat peti buah. Klo yg biasa buat aeromodelling kayu tersebut dikeringkan dulu dengan oven khusus sampai kadar air tertentu, terus dipotong tipis2. Bahan baku kayunya sih cukup murah, yg bikin mahal mengolah & motong tipis2nya
Posted: 05 Jul 2008, 10:33
by arief
thanks atas infonya
kl di tasik ada yg tau?
Posted: 05 Jul 2008, 12:35
by Prabowo
Abi Ghiffa wrote:Prabowo wrote:yoi om arif, di magelang ibu vera lumayan banyak stock, saya juga ambil dari dia buat project terry the trainer saya.
nah om semua ada yang punya referensi gimana konstruksi alat sawmill balsa nggak yah?
satu saat sepertinya saya perlu tahu deh. saya sedang menanam pohon2 balsa dan sekitar 2 tahun lagi layak tebang.
sepertinya kalau kita bisa menyediakan sendiri kebutuhan workshop akan lebih baik, ya meski kualitas lembarannya tak akan sebagus balsa
aussie yang biasa kita jumpai di LHS. mohon info kalau ada yang punya pengetahuan ttg alat pemotong balsa itu...
trims..
Wah saya malah tertarik sama konsep om Bowo nich,..saya minat beli bibitnya dimana yach ???
Secara Bumi Indonesia ini negara agraris, kok masih impor kayu, kalo dapet benihnya dikampung ada tanah lowong dikit mau saya tanemin Balsa saja,biar jadi lebih merasa cinta aeromodelling,..
Ditunggu infonya .
salam om abi,,,
bibit saya dapat dari jogja, dari pak gatot beliau sampai sekarangmasih mengajar di STTA Adisucipto Jogjakarta dan beberapa SMA yang punya eksull aeromodelling.
kebetulan saya sering bertemu beliau di Adisucipto tempat komunitas jogja berlatih dan beliau sering bercerita tentang asal muasal balsa di jogjakarta.
nah kalau mau lebih banyak info atau bahkan bibit, bisa hubungi balai penelitian hasil hutan dan kayu di Jogjakarta, disana juga kata pak gatot ada lab sawmill kayu juga sebenarnya di balai tersebut, di lab kehutanan UGM ada lab pemotongan kayu, tapi agak susah di akses dan wow biaya jasanya....(mahal...)
nah kalau pemotongan balsa kata pak gatot masih menggunakan "Circle" cuma banyak yang terbuang menjadi serbuk dalam pemotongannya, dan saya agak kurang puas dengan konsep "circle" itu. mau ukuran 1.5 atau ketebalan 5mm sekalipun tetap ada yang terbuang kanan dan kiri sebanyak 2mm dengan konsep circle ini.
kalau info, segitu dulu yang saya punya.
salam...
Posted: 05 Jul 2008, 12:41
by NF
mungkin pakai mesin serut ?....................................
mesin circle untuk motong dulu dan serut untuk nipisin.........
Posted: 05 Jul 2008, 12:59
by Prabowo
coyo wrote:Abi Ghiffa wrote:Prabowo wrote:yoi om arif, di magelang ibu vera lumayan banyak stock, saya juga ambil dari dia buat project terry the trainer saya.
nah om semua ada yang punya referensi gimana konstruksi alat sawmill balsa nggak yah?
satu saat sepertinya saya perlu tahu deh. saya sedang menanam pohon2 balsa dan sekitar 2 tahun lagi layak tebang.
sepertinya kalau kita bisa menyediakan sendiri kebutuhan workshop akan lebih baik, ya meski kualitas lembarannya tak akan sebagus balsa
aussie yang biasa kita jumpai di LHS. mohon info kalau ada yang punya pengetahuan ttg alat pemotong balsa itu...
trims..
Wah saya malah tertarik sama konsep om Bowo nich,..saya minat beli bibitnya dimana yach ???
Secara Bumi Indonesia ini negara agraris, kok masih impor kayu, kalo dapet benihnya dikampung ada tanah lowong dikit mau saya tanemin Balsa saja,biar jadi lebih merasa cinta aeromodelling,..
Ditunggu infonya .
kayunya sih banyak, ngolahnya aza yg gak(belum) bisa. Setau saya balsa itu sama ato mirip dengan kayu albasiah / sengon / ato apalah nama daerahnya, yg biasa dipake buat peti buah. Klo yg biasa buat aeromodelling kayu tersebut dikeringkan dulu dengan oven khusus sampai kadar air tertentu, terus dipotong tipis2. Bahan baku kayunya sih cukup murah, yg bikin mahal mengolah & motong tipis2nya
salam...
Om coyo.. balsa bukan dari keluarga Albasia..
Albasia di daerah jawa tengah bagian selatan di kenal dengan nama, "ALBA', atau "KALBA" atau di kebumen "Besikar" atau ada yang sebut "Sengon" atau "sengon laut".
Nah saya pernah pakai kayu ini waktu smp, dan kayu ini memang sering dipakai menjadi bahan kayu kemas sepertri tong gula atau bahkan tong telur. lumayan ringan tapi berat jenisnya masih terlalu berat. Bahkan saya pernah pakai kayu "WARU" dan "RANDU" tapi tetap sama juga.
Nah balsa ini termasuk FGT kata teman dari fakultas kehutanan UGM, di merupakan bagian dari fast growing tree dan ada beberapa jenis yang masuk di indonesia pada jaman belanda, persebarannya memang tidak merata, di daerah tasik dan jawa barat sekitarnya juga ada di beberapa perkebunan lama yang dulu dikelola belanda..
nah menariknya....balsa punya kemiripan dengan beberapa varitas kayu lokal di indonesia, baik dari bentuk daun dan bentuk juga warna batang, juga habitat tumbuhnya. Tanah dengan kelembababan tinggi dan daerah dengan curah hujan tinggi sangat bagus untuk mengisi "cell'cell" balsa semaksimal mungkin dengan air agar
berat jenisnya tinggi saat masih basah, tetapi akan turun drastis setelah proses open, atau kiln drying. Kemiripan balsa secara fisik yang pertama adalah "WARU" dan yang kedua "WISNU". Wisnu termasuk cepat tumbuhnya dibandingkan dengan ALbasia sekalipun, dia (wisnu) punya kecenderungan tumbuh lurus, benar benar lurus..
Selain balsa, saya sedang mencoba mengembangkan wisnu juga di lahan kosong milik kakek saya, tetapi sepertinya hanya akan masuk dalam konstruksi badan pesawat menggantikan SPAR atau Hard Balsa.
Saya tak coba up load dulu beberapa foto berkaitan dengan pencarian saya dengan balsa dari jogja dan beberapa varitas kayu lokal yang saya ceritakan tadi, agar ada sedikit gambaran.
Tapi benar, kita negara tropis, dan masa kita terima begitu saja selalu import balsa dari negara yang gapunya tropical rainforest kayak kita...????
makanya saya udah coba ngubek ubek kemana mana cari nfo ini, sembarang kayu lokal, asal ringan saya pikir masih bisa kita usahakan, kalaupun harus balsa maka sebisa mungkin jangan selalu import he.he...
salam...
Posted: 05 Jul 2008, 13:39
by coyo
Makasih infonya Om Prabowo, kirain balsa = albasiah cuma beda negara aza, soalnya sekilas mirip hehehe....
Ternyata member grage hebat2 yaa, siapa tau nanti Om Prabowo bisa mengembangkan kayu lokal sekelas balsa trus bisa bikin pabrik pengolahan/pemotongannya, lebih jauh lagi nantinya bisa di ekspor ke manca negara
btw, waktu masih kuliah dulu sekitar tahun 1996 sy pernah ikut seminar tentang aerodinamika yg salah satu presenternya dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Waktu itu mereka meneliti kayu lokal sebagai pengganti kayu import untuk konstruksi pesawat terbang. Mereka berhasil membangun sebuah pesawat swayasa single seat (=> klo gak salah) dari kayu tersebut dan berhasil terbang dengan memuaskan.
Walaupun plans-nya import, tapi waktu itu sy cukup terkejut dan kagum juga, ahli2 pertanian ternyata bisa bikin pesawat juga.
klo ada yg punya akses ato kenalan di IPB, mungkin bisa tanya2 tentang project tersebut misalnya jenis kayu yg dipakai, pengolahannya dll...
Posted: 07 Jul 2008, 08:34
by sakti
Tambahan mengenai karakteristik kayu:
1. Albasia=sengon laut, daun seperti daun petai cina. Tumbuh cepat dan tinggi.
Tekstur kayu liat dan ringan, tapi sayang banyak serat yang tidak beraturan
2. Randu=Kapuk, semua tau seperti apa pohonnya.
Kayu yang muda gampang patah (orang jawa bilang 'getas"), serat tidak liat, tapi ringan. Kurang cocok untuk pengganti balsa
3. Waru, daun lebar
Kayu lebih kuat dan lebih liat dibanding sengon dan randu, tapi berat jenisnya lebih besar dibanding kedua jenis kayu diatas
4. Wisnu, (nah ini yang saya belum tau)
5. Balsa, ini yang kita sepakat dan mengakui sebagai kayu paling sempurna untuk aeromodelling.
Sedikit catatan pribadi mengenai penanaman kayu balsa.
Sebelumnya saya mengetahui lokasi tumbuh kayu balsa di UGM (sebelah timur laut Masjid UGM), tapi belakangan punah tak bersisa.
Lokasi lain di timur kampus UPN Yogyakarta, tapi saat saya tengok lagi, ternyata juga sudah punah tak berbekas akibat pelebaran jalan.
Lokasi lain, di SMK PIRI (sebelah barat stadiom Mandala Krida), tumbuh 3 atau 4 batang raksasa yang sampai sekarang masih sehat. Saya yakin ini hasil tanaman Pak Gatot, karena beliau juga mengajar aeromodelling di SMK PIRI)
Lokasi lain, tentu saja ada di kompeks TNI AU Adisucipto, disekitar pinggir jalan menuju Agrowisata. He he he
Setelah serangkaina perburuan bibit, akhirnya saya mendapat bibit kayu balsa dari hasil memulung biji yang secara alamiah sedang tumbuh 2 daun saja di kaliurang (kompleks WARA).
Dari sekitar 20 biji tumbuh yang saya rawat dalam polybag, hanya satu biji yang sampai sekarang hidup sehat di belakang rumah. kalau tidak salah usianya sudah +/- 1,5 tahun. Tingginya sudah mencapai sekitar 7 meteran.
Mengenai lokasi penggergajian kayu balsa, menurut Pak Gatot ada di BLPT Jl. Kyai Mojo Yogyakarta. (Yang ini belum sempat saya kunjungi nih. Nunggu dapet balsa glondongan dulu kayaknya.
@ Om Prabowo, salam kenal. kayaknya kita nunggal guru deh. Ha ha ha
Posted: 07 Jul 2008, 08:59
by arief
om2 semuanya, setau saya kan balsa import warnanya putih dan balsa lokal warna lebih gelap, apakah ini karena asli dari pohonya seperti itu atau proses pengeringan yg salah?
apakah pak Prabowo atau pak Sakti jual balsa?
kl ada tolong PM atau email. thx
Posted: 07 Jul 2008, 12:57
by Adrian
Om sakti, nyari biji balsanya dimana ??
Apa di agro? Atau di toko pohon/tanaman ?
Ngerawatnya susah ataw gampang ?
Posted: 08 Jul 2008, 08:14
by sakti
@Pak Arif, saya tidak jual kayu balsa, justru saya nyari kayu balsa. Untuk penampilan kayu, saya kira ada proses tertentu yang bikin kayu jadi putih. Seperti kayu jati, jangan tertipu beli mebel kayu jati untuk outdoor (biasanya tanpa finishing / cat), tapi dibiarkan unfinish. Warna kayu jadi seragam dan seolah olah kayu tua. (Sedikit tau soal kayu karena tuntutan kerjaan, hehehehehe)
@ Mas Adrian, saya pernah nyari di Kaliurang, atau di depan SMK PIRI, tapi tidak ada yang tumbuh saat saya semai. Makanya saya nyari yang sudah tumbuh secara alami di Kaliurang (kompleks WARA, luar pagar). Dan cuma tumbuh 1 pohon saja sampai sekarang. Perawatan relatif mudah, selama tumbuh ini tidak pernah saya apa apakan, kecuali aku potong ranting yang tumbuh di batang utama, supaya tumbuh konsentrasi satu batang saja dan lurus.