Tanya DOWN THRUST & RIGHT THRUST
- iwan21
- Administrator

- Posts: 13591
- Joined: 17 Jan 2007, 14:11
- Location: Bekasi
- Contact:
-
paskal
- Airman First Class

- Posts: 76
- Joined: 24 Jan 2007, 08:29
- Location: jakarta selatan
- iwan21
- Administrator

- Posts: 13591
- Joined: 17 Jan 2007, 14:11
- Location: Bekasi
- Contact:
- sudjai sarmo
- First Lieutenant

- Posts: 2597
- Joined: 30 Jan 2007, 04:37
- Location: Banjarbaru.
- Contact:
Betul, untuk pesawat 3D Foam seperti Ferio right thrust dan down thrust semuanya 0 derajat. Kenapa demikian? Karena pesawat ini bukan untuk pemula. Hanya yang sudah lulus pesawat pemula baru beralih ke pesawat ini. Kalau sudah lulus pesawat ini jempol kiri Anda akan aktif untuk mengatur Rudder dan nantinya berguna sekali kalau mau beralih ke Helicopter. Suer deh.
- Ratno
- Senior Airman

- Posts: 238
- Joined: 18 Jan 2007, 18:31
- Location: Bekasi - utara
iwan21 wrote:1. down thrust utk kompensasi nose agar saat throttle dinaikan nose enggak ikut2 naik juga dg akibat pesawat akan membumbung , umumnya antara 2-4 derajat ke bawah dari center line body.
2. Right thrust utk kompensasi torsi motor/engine agar tidak roll berlawanan arah dg arah putaran motor/engine, juga umunya antara 2 - 4 derajat ke kanan terhadap center line body dilihat dari belakang/atas
Kedua2nya berfungsi menjaga pesawat tetep terbang lurus baik pada throttle kecil maupun gede.
Pak suhu... tuk menentukan besaran 2-4 derjat , apakah ada rumus/ hitunganya pak..?.
sy ada problem dg pswt sy yg tendensi bank to right side meskipun semua control surface pd position neutral, dan pd twin motor throtle menjadi sangat sensitive sedikit dinaikan pswt langsung membubung tinggi, dan sebaliknya .apakah ini ada kaitannya dg hal diatas pak..? terima kasih pak.. maaf terlalu banyak tanya
- iwan21
- Administrator

- Posts: 13591
- Joined: 17 Jan 2007, 14:11
- Location: Bekasi
- Contact:
Saya belom nemu itung2annya pak, angka itu angka praktis yg jadi acuan.
Untuk kasus cenderung bank ke kanan, coba right thrustnya diliat lagi pak, kemnungkinan enggak cukup buat eliminir torque engine/motor.
Kalo yg twin motor gampang membubung kemungkinan down thrust kurang , atau bisa juga tail heavy atau posisi cg belom pas ?, coba cek satu2 pak.
Untuk kasus cenderung bank ke kanan, coba right thrustnya diliat lagi pak, kemnungkinan enggak cukup buat eliminir torque engine/motor.
Kalo yg twin motor gampang membubung kemungkinan down thrust kurang , atau bisa juga tail heavy atau posisi cg belom pas ?, coba cek satu2 pak.
- iwan21
- Administrator

- Posts: 13591
- Joined: 17 Jan 2007, 14:11
- Location: Bekasi
- Contact:
-
antonius bima
- Technical Sergeant

- Posts: 597
- Joined: 21 Feb 2007, 16:21
- Location: Pondok Labu - Selatannya Jakarta
- su-31
- First Lieutenant

- Posts: 2507
- Joined: 22 Jun 2007, 17:15
- Location: Sentul City, Bogor
- Contact:
antonius bima wrote:..untuk 3 D airplane....apakah down and right trus 0 derajat atau dengan kata lain........
Aloo mas Bima,
Sekededar sharing pengalaman aja mas...
Engine thrust (Down & Right), gampangnya kan kita ikutin aja instruction manual, atau liat di plans kalau kita bangun kit.
Biasanya ada petunjuk untuk aerobatic settingnya berapa, untuk normal berapa...(ini saya nyebutnya, standard setting nya).
Saya selalu ngikutin itu untuk maiden flight, test first flight.
Asal bisa terbang baik2 aja (ndak liar atau aneh2) ya sudah.
Baru setelah bisa terbang normal gitu, tentuin deh mau apa, normal2 aja, 3D atau apa..., semua mesti ada komprominya toh.
Dan saya utik2/rubah2 sendiri, sudah ndak tau derajatnya berapa down berapa right.
Naah, untuk 3D, contohnya hover deh...(lha saya bisanya cuma hover)...
Saya ndak pernah bisa hover dengan ukuran standard nya.
Apalagi 0 derajat, itu jaminan ndak bisa hover (yg saya alami lho).
Jadi, harus, mutlak bin wajib ada right thrust, bahkan ekstrim menyimpang dari standard instruction manual.
Manual/standard bilang 2 derajat, saya kasi 4 bahkan 5, 6.
Dengan banyak right thrust gitu, hover nya jadi sangat stabil.., bisa demo hover hands off (beberapa detik aja hehe).
Tapi at the expense of.., sulit masuk torque roll.
Harus dibantu aileron yg saat vertical/hover gitu sudah ndak efektif.
Cuma tinggal rudder yg kalo over control malah jadi kayak goyang inul.
Terus saya kurangin right thrust...
eee, baru pull up vertikal mau hover dikit, dah langsung torque roll...
Bingung.., control reverse kalo belly menghadap saya.
Trus.., ya kompromilah mau yg kayak gimana.
Itu baru untuk manuver vertical hover gitu...
Yg lain banyak lagi.., pengaruhnya ke knife edge misalnya dll..
walaaah, yuk terbang aja deh...
Sebelum dimarahin momod, threadnya jadi mbahas 3D, balik ke laptop thrust line deh...
Kesimpulannya, pengalaman saya dilapangan, 3D (khususnya Vertical/hover), right thrust is a must.
Paling tidak, saya ndak bakal bisa hover kalau 0 right thrust.
Saya ngulang dikit.., mesti kompromi lah.
Contohnya, kebanyakan right thrust, hover bagus, manuver 3D lainnya jadi susah.
Sukhoi SU-31 saya itu cowl nya bunder, dengan ekstrim right thrust gitu, jadi jelek banget,
diliat dari atas pada bilang: kok mesinnya miring.
..wah gimana tuh...
Demikian sekedar sharing pengalaman dilapangan mengenai thrust line.
Salam,