arief wrote:Om Budiman, saya tidak tau mengenai produk baru yg anda bahas.
maaf atas ketidaktahuan saya
saya cuma menanyakan apakah metode yg di sarankan teman2 dgn cara crash cukup objektif, karena menurut saya heli apapun di jatuhkan kan belum tentu kena di tempat yg sama. karena heli saya sering crash dan setiap kali jatuh bisa kena di tempat yg berbeda2. jadi pokok pertanyaan saya adalah di cara crash yg tepat.
Pak Arief..mohon maaf sebelumnya…saya memang tidak menyebutkan secara persis produk apa itu..saya hanya berbicara secara umum tentang yg sudah beredar saat ini di pasaran…bisa itu heli engine ato heli elektrik…kelas apapun..
Soal metode yg dipaparkan oleh kawan2 sebelumnya..sekali lagi itu berbalik kepada individu masing2 sbg pengguna…saya secara jujur tidak bisa menganggap itu adalah salah satu hal yg benar atopun itu yang salah…
Jika Pak Arief bertanya kepada saya bagaimana menguji suatu produk…saya punya cara tersendiri yang belum tentu itu benar juga…begitu Pak…jadi kalo bole saya sarankan si mohon jangan diambil di hati ya,Pak…
Sebenarnya yg menjadi polemik buat saya utk posting ini adalah…salah satu LHS(yg saya yakin adalah bukan Anda)…berani menggembar-gemborkan produk baru dengan membandingkan dgn salah satu produk,bahwa yg baru ini adalah lebi bagus …
Bagaimana kami sebagai user dipameri itu suatu produk baru yg ga ketauan juntrungannya …hanya diperlihatkan dlm bentuk gambar…sangat arogan…itu yang saya tangkap…
Marilah berbicara soal performance saat ini..jangan hanya,sekali lagi, berupa gambar,lalu berani memberikan pernyataan…â€ini lho lebi bagusâ€
Seperti yang telah saya bicarakan sebelumnya…jika produk baru ini diperkenalkan sebagai salah satu alternatif pilihan lain dgn tidak bernada menjatuhkan produk yg sudah beredar…ini baru bijaksana dan fair…itu saja sebenarnya….alternatif pilihan yg saya maksud bisa dr berbagai sisi..bisa soal harga,ketersediaan spare part,dsb..
Saya berbicara secara obyektif...dan utk diketahui juga..saya bukan kepanjangan tangan dari salah satu LHS manapun atopun salah satu manufacturer,saya murni adalah pengguna saja...berbicara berdasarkan pengalaman babak belur selama mempelajari soal R/C heli,hingga sekarang..
Dan lagi pula…pembahasan postingan ini tempatnya sudah keliru dari awal..krn judulnya kan “Pigeon 450â€â€¦yg artinya heli kelas 450…malah membahas heli kelas 500…ga karu2an jadinya…walopun sama2 kelas elektrik…
Promosi si sah2 saja,Pak Arief….tapi ya mohon yg bersangkutan melihat tempatnya jugalah...kan sudah disediakan sub forum utk promosi ...ketertiban dlm forum perlu kita jaga juga…
Demikian dari saya..mohon maaf sekali lagi bila ada kata2 dr saya yg tidak berkenan di hati
Salam,
Budi





makin seru aju nih perbincangan soal tiruan 450.......hehehe....kalo saya sih ngikut pendapat yang menyatakan produk murah dan berkualitas segala hal.....soal bisa manuver extrim tergantung jempol....
abis lebaran kali 