Page 1 of 2
Perpetual Concept, Bisakah untuk aplikasi Pesawat (Cool)
Posted: 08 Jan 2008, 18:07
by Abi Ghiffa
Lagi asik browsing tiba-tiba temen sebelah ngeganggu pengen nunjukin 'something' yang saya rasa menarik,..
Ternyata penghematan energy itu bisa 'separha' ini yach ?
Bayangkan jika anda mempunyai generator electric sendiri di rumah yang bisa menyala bertahun2 tanpa bahan bakar, cukup dengan 'meng-engkol' sekali saja,..
yang penasaran dengan kata-kata diatas bisa langsung tembak ke web berikut :
http://www.youtube.com/watch?v=-7fh2RP_ ... re=related
atau bisa search di google atau di youtube dengan kata kunci "perpetual",..
Ini aplikasinya ke Mobil :
http://www.youtube.com/watch?v=1zXya2gNyFc
ini dia Beritanya :
http://www.youtube.com/watch?v=SvB3PiPBozU
Nah Kapan nich giliran diaplikasikan ke Pesawat model ?
(sorry buat yang dial up)
Amazing...in Electricity Era..
Perpetual = Abadi, Terus Menerus..
Posted: 08 Jan 2008, 23:11
by Handie
lgi diklik nih..
Posted: 10 Jan 2008, 07:44
by Redblur
ho puter2 terus yah
aoa RPM nya sama terus?
Re: Perpetual Concept, Bisakah untuk aplikasi Pesawat (Cool)
Posted: 10 Jan 2008, 13:48
by jedx
Abi Ghiffa wrote:Bayangkan jika anda mempunyai generator electric sendiri di rumah yang bisa menyala bertahun2 tanpa bahan bakar, cukup dengan 'meng-engkol' sekali saja,..
Hubunganya dengan hukum kekekalan energi gimana om..?
Posted: 10 Jan 2008, 15:56
by bayukaze
yg msh ingat wkt sma dulu pak guru fisika menyampaikan teori bhw pd pengubahan energi oleh mesin, nilai efisiensi (e)-nya tdk bs 100%. jd sebuah genset (mengubah energi mekanik jd listrik) tdk bs menghidupkan motor listrik (mengubah energi listrik jd mekanik) dimana as motor listrik itu juga trsambung sbg sumber gerakan genset scr mandiri.
bila ada mesin yg bs spt itu maka e=100%,
malah hrs lebih krn lebihnya dipake utk mesin lain mis: lampu.
..
Posted: 10 Jan 2008, 15:57
by bayukaze
(lnjtn)
tp itu kan teori masa lalu (sma saya msh di milenium kedua

). skrg sudah tambh byk riset.
kalau slh mhn koreksi. ayo2 para insinyur di g-aero, mhn pncerahannya.
kalau ada mesin atau kumpulan mesin yg bs punya e>100% ya mantap bin hemat.
Posted: 15 Jan 2008, 12:03
by Abi Ghiffa
Sebenarnya bukan e=100%, karena pada Prinsipnya Hukum Kekekalan Energi Tetap Berlaku,..
"ENERGI TIDAK DAPAT DICIPTAKAN DAN TIDAK DAPAT DUMUSNAHKAN"
Yang jadi Masalah saat ini adalah bagaimana cara "mengambil" energi dari putaran itu dan mengubahnya menjadi energi lain (Listrik), dengan Effisiensi "mendekati" 100%, itu intinya,..
Mungkin ada komponen lain yang akan Aus atau berkurang misalnya Magnet yang di pinggirnya harus diganti untuk beberapa waktu tertentu,..Gitu ajah,..
Manurut saya ini masih Logis,..
O iya menurut video itu hasil dari alat ukur putaran bisa mencapai 40.000 rpm (2 kali putaran Heli) Woooow,..bener2 Cool.
Posted: 15 Jan 2008, 14:56
by bayukaze
nah, kalau e~100%, tinggal nambahi dari energi lain yang tidak terbatas misalnya dari solar cell, atau energi angin, dll. begitu kan pak ghiffa?
Posted: 15 Jan 2008, 15:26
by iwan21
Itu semua akan bisa terrealisasi (90 % aja tapi, karena rugi2 mekanik akibat gesekan kan enggak mungkin di nolkan)kalo superkonduktor udah bisa bekerja pada suhu ruang .
Artinya tetep aja satu saat akan slodon juga simesin he he he he....
Posted: 16 Jan 2008, 17:20
by jedx
iwan21 wrote:Itu semua akan bisa terrealisasi (90 % aja tapi, karena rugi2 mekanik akibat gesekan kan enggak mungkin di nolkan)kalo superkonduktor udah bisa bekerja pada suhu ruang .
Artinya tetep aja satu saat akan slodon juga simesin he he he he....
Energi emang kekal...tapi untuk contoh genset sekali putar dan lampu nyala selamanya ,
kalo dari konsep energi adalah kekal adalah agak aneh.. hehehehe
Benul kata suhu iwan.. rugi2 pasti ada meski kecil.
dan kalo ditmbah dengan solar cell dan lain2.. ya berarti make energi dari sumber yang lain...
Untuk contoh genset dengan tangan memutar sekali...bisa diitung ulang berapa energi yang dikeluarkan tangan, kemudian
kalo efisiensi genset = 100 %, energi akan ubah menjadi panas dan cahaya kalo dihubungkan dengan lampu....
trus dihitung2 lagi berapa energi tiap lampu dst dst...
mungkin secara kasar bisa dihitung.. ( kecuali ada umpan balik yang bisa menangkap energi panas ini dan memberikan energi lagi ke genset hehe )
Contoh dari generator yang memutar motor dan as terhubung tadi dari motor ke generator untuk memebentuk loop tertutup energi, sangat masuk akal...dan sederhana dan mudah dipahami
just my opinion...