(Berbagi pengalaman) Apa yang kudapatkan dari aeromodelling?
Posted: 27 Jul 2012, 09:18
Bagi kebanyakan orang, aeromodelling terlihat sebagai kegemaran/hobby yang memerlukan banyak dana (atau hobby mahal). Pendapat seperti itu sudah semacam itu, mungkin bukan hanya bagi orang yang belum menyentuh aeromodelling, namun juga bagi pribadi-pribadi yang sudah menekuni aeromodelling sekalipun. Menariknya, meski tidak murah, nyatanya ada hal yang membuat banyak pribadi betah, menekuni hobby ini. Kenyataan itu menarik buat saya untuk didalami lebih lanjut. Jika aeromodelling membutuhkan dana yang relatif banyak tetapi tetap menarik dan bahkan tetap membuat betah pribadi-pribadi yang sudah mengenal aeromodelling untuk menekuni kegemaran ini, tentulah ada alasannya.
Keracunan? Bukan! Saya kurang sependapat dengan istilah 'keracunan' yang seringkali digunakan untuk menjelaskan fenomena tersebut. Saya sangat yakin bahwa istilah 'keracunan aeromodelling' siapapun yang pertama kali menggunakannya pasti tidak memaksudkannya secara serius tetapi hanya sekedar candaan saja. Oleh karena itu saya ingin belajar dari grager sekalian, tentang apa yang telah didapatkan dari aeromodelling sebagai suatu kegemaran, sehingga tetap betah menekuninya kendatipun aeromodelling memerlukan dana yang tidak sedikit.
Saya mulai dari diri saya sendiri. Saya betah dengan kegemaran ini, karena aeromodelling mengajarkan beberapa nilai kehidupan sebagai berikut:
1. Berpikir cermat
Aeromodelling mengajar saya untuk berpikir cermat sebelum mengerjakan segala sesuatu. Ritual 'periksaan segala sesuatunya sebelum terbang' mengajarkan kepada saya untuk melakukan pengecekan terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan apa yang harus saya kerjakan sebelum melakukan sesuatu.
2. peduli lingkungan sekitar
Prinsip "mengutamakan keselamatan" yang juga sering dinasehatkan oleh para suhu aeromodelling mengajarkan kepada saya untuk peduli terhadap lingkungan sekitar sebelum memutuskan untuk melakukan sesuatu. Apakah dampak terburuk yang akan timbul dari apa yang akan saya lakukan bisa saya tanggung? Jika jawabannya dapat, maka dengan tenang saya akan lakukan. Namun jika jawabannya adalah tidak, maka saya harus berani membatalkan niat saya untuk melakukan hal yang sebenarnya ingin saya lakukan. Itulah yang saya terima dari prinsip "mengutamakan keselamatan". Egoisme yang sering saya temukan sebagai kecenderungan dasar dalam diri saya, sedikit demi sedikit mulai terkikis oleh prinsip tersebut. Bukan hanya dalam hal menerbangkan barang-barang aeromodelling, namun juga dalam hal-hal lain.
3. Persaudaraan yang mendalam
Lebih dari beberapa kegemaran lain yang pernah coba saya kenal, aeromodelling memberikan kepada saya pengalaman persaudaraan yang mendalam dengan rekan-rekan sepermainan, baik yang sering dan pernah berjumpa secara nyata, maupun terhadap teman-teman yang mungkin hanya berjumpa lewat sarana maya.
4. Mainkanlah mainanmu, janganlah kamu dipermainkan oleh mainanmu.
Harga barang-barang aeromodelling yang tidak murah (buat saya) di satu sisi, dan keinginan untuk memiliki hal yang lebih baik di sisi lain membuat saya pada awalnya merasa harus banyak bergumul dengan keinginan untuk memiliki hal yang lebih baik (baik dalam keinginan meng-upgrade perangkat yang sudah saya punya maupun untuk membeli hal baru yang belum saya miliki). Pergumulan diri yang menegangkan ini akhirnya membuat saya menemukan nilai tentang bagaimana saya harus menyikapi hobby atau kegemaran: Mainkanlah mainanmu, janganlah kamu dipermainkan oleh mainanmu. Saat ini nilai tersebut sangat mengena buat saya untuk aeromodelling, namun saya yakin juga akan berguna dalam kegemaran lain.
Itulah nilai-nilai kehidupan yang saya peroleh dari aeromodelling. Senang sekali jika para grager berkenan berbagi nilai-nilai yang diperoleh dari aeromodelling juga di sini.
Keracunan? Bukan! Saya kurang sependapat dengan istilah 'keracunan' yang seringkali digunakan untuk menjelaskan fenomena tersebut. Saya sangat yakin bahwa istilah 'keracunan aeromodelling' siapapun yang pertama kali menggunakannya pasti tidak memaksudkannya secara serius tetapi hanya sekedar candaan saja. Oleh karena itu saya ingin belajar dari grager sekalian, tentang apa yang telah didapatkan dari aeromodelling sebagai suatu kegemaran, sehingga tetap betah menekuninya kendatipun aeromodelling memerlukan dana yang tidak sedikit.
Saya mulai dari diri saya sendiri. Saya betah dengan kegemaran ini, karena aeromodelling mengajarkan beberapa nilai kehidupan sebagai berikut:
1. Berpikir cermat
Aeromodelling mengajar saya untuk berpikir cermat sebelum mengerjakan segala sesuatu. Ritual 'periksaan segala sesuatunya sebelum terbang' mengajarkan kepada saya untuk melakukan pengecekan terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan apa yang harus saya kerjakan sebelum melakukan sesuatu.
2. peduli lingkungan sekitar
Prinsip "mengutamakan keselamatan" yang juga sering dinasehatkan oleh para suhu aeromodelling mengajarkan kepada saya untuk peduli terhadap lingkungan sekitar sebelum memutuskan untuk melakukan sesuatu. Apakah dampak terburuk yang akan timbul dari apa yang akan saya lakukan bisa saya tanggung? Jika jawabannya dapat, maka dengan tenang saya akan lakukan. Namun jika jawabannya adalah tidak, maka saya harus berani membatalkan niat saya untuk melakukan hal yang sebenarnya ingin saya lakukan. Itulah yang saya terima dari prinsip "mengutamakan keselamatan". Egoisme yang sering saya temukan sebagai kecenderungan dasar dalam diri saya, sedikit demi sedikit mulai terkikis oleh prinsip tersebut. Bukan hanya dalam hal menerbangkan barang-barang aeromodelling, namun juga dalam hal-hal lain.
3. Persaudaraan yang mendalam
Lebih dari beberapa kegemaran lain yang pernah coba saya kenal, aeromodelling memberikan kepada saya pengalaman persaudaraan yang mendalam dengan rekan-rekan sepermainan, baik yang sering dan pernah berjumpa secara nyata, maupun terhadap teman-teman yang mungkin hanya berjumpa lewat sarana maya.
4. Mainkanlah mainanmu, janganlah kamu dipermainkan oleh mainanmu.
Harga barang-barang aeromodelling yang tidak murah (buat saya) di satu sisi, dan keinginan untuk memiliki hal yang lebih baik di sisi lain membuat saya pada awalnya merasa harus banyak bergumul dengan keinginan untuk memiliki hal yang lebih baik (baik dalam keinginan meng-upgrade perangkat yang sudah saya punya maupun untuk membeli hal baru yang belum saya miliki). Pergumulan diri yang menegangkan ini akhirnya membuat saya menemukan nilai tentang bagaimana saya harus menyikapi hobby atau kegemaran: Mainkanlah mainanmu, janganlah kamu dipermainkan oleh mainanmu. Saat ini nilai tersebut sangat mengena buat saya untuk aeromodelling, namun saya yakin juga akan berguna dalam kegemaran lain.
Itulah nilai-nilai kehidupan yang saya peroleh dari aeromodelling. Senang sekali jika para grager berkenan berbagi nilai-nilai yang diperoleh dari aeromodelling juga di sini.