BASARNAS temukan pesawat jatuh dekat TOL Palikanci
Posted: 05 Aug 2012, 15:17
Rasanya masih segar dalam ingatan kita bahwa belum lama ini telah terjdi tragedi pesawat tempur milik TNI AU yang baru saja dibeli dari Rusia sedang uji coba jatuh di kawasan gunung salak, tidak tanggung2 seluruh penumpangnya meninggal tidak ada yang selamat satupun, kemudinan disusul dengan pesawat Pocket 27 yang jatuh diatas komplek TNI AU Halim perdana Kusuma Jakarta, dan disusul lagi dengan jatuhnya pesawat latih yang jatuh di daerah Ciawigebang Kuningan yang mengakibatkan korban jiwa soerang awaknya, begitulah musibah pesawat itu terjadi silih berganti.
Hari ini minggu tanggal 5 Agustus 2012, tepatnya jam 08.00, kami anggota KAC sedang asyik latihan Aeromodelling di Taman Kota yang lokasinya diujung Runway Bandara/Lanud penggung ….tiba2 dikejutkan dengan kedatangan satu mobil berwarna merah bertuliskan TIM SAR Nasional, dari mobil tersebut turun 3 orang laki2 salah satunya memakai kaos bertuliskan BASARNAS. rupanya mereka anggota Tim Sar Nasional tapi ada apa yah mereka datang kesini? Pertanyaan itu tidak bisa kujawab sendiri.



Ketiga orang anggota BASARNAS tersebut menghampiri kami, lalu mengatakan bahwa barusan mereka mendapat panggilan telepon dari masyarakat bahwa disini ada pesawat jatuh dekat jalan TOL apakah Bapak2 ada yang melihatnya? Untuk sejenak kami tidak ada yang jawab dan merekapun tanpa menunggu jawaban dari kami ketiga orang tersebut berhambur menuju kearah pintu TOL yang jaraknya kira 2 – 3 Km dari tempat kami berlatih
Tidak lama kemudian mereka pun kembali dengan beberapa orang masyarakat, rupanya memang di ujung sana kira-kira 2 Km ke arah timur dari tempat kami berlatih telah terjadi musibah sebuah pesawat latih TNI AU jenis Mentor T 34 jatuh lokasinya tidak jauh dari Jalan TOL palikanci.
Dari arah yang sama terlihat juga ada seorang wartawan yang telah meliput kejadian tersebut dan kami pun tidak sabar ingin tahu apa yang telah terjadi, kami pun bertanya kepada wartawan tersebut, dan wartan yang baru saja selesai mewawancarai sang Pilot yang alhamdulillah selamat dari musibah, bercerita kepada kami demikian ;
Bahwa pesawat sedang melakukan uji terbang untuk yang kedua kalinya karena test terbang pertama yang dilakukan di Lanud Sulaiman tanggal 26 Juni 2012 yang lalu landingnya tidak sempurna maka kali ini dilakukan lagi uji coba hasilnya pesawat takeoff dari landasan dengan baik, pesawatpun mengudara sempurna, begitu tutur sang pilot yang sampaikan wartawan kepada kami, setelah beberapa kali berputar2 diatas wilayah Cirebon sang pilot bermaksud akan mendaratkan pesawat yang ia kemudikan, ketika sedang melkukan aproch ancang2 untuk landing, ketika sangpilot mengurangi power untuk siap2 landing rupany [power terlalu lemah sehingga pesawat kehilangan tenaga untuk bertakan diudara lalu melintir…. Sang pilot berusaha melakukan recovery namun gagal karena pesawat semakin jauh dari pandangan mata sang pilot sehingga Pilot yang ada didarat tidak mengetahui kemana arah pesawat jalan… makauntuk menghindari kerugian yang lebih besar, pilotpun ambil langkah Safety firt, matikan engine dan jatuhkan pesawat….pas sekali lokasi jatuhnya pesawat beberapa ratus meter dari jalan
tol. Masih beruntung musibah itu tidak terlapau banyak makan korban, andaikan jatuhnya di jalan tol????....................iiiiiiiyy………..tatut…………..
Untuk memperjelas cerita diata berikut saya tunjukan photo2 yang berhasil kami petik dari kejadian tersebut.
Pesawat Mentor sebelum take off

Pesawat dievakuasi dari tempat kejadian setelah mengalami kecelakaan

Anggota Basarnas sedang memeiksa pesawat yang jatuh tanpa didampingi petugas KNKT


Mudah2an kejadian ini tidak akan sering terjadi lagi.
Hari ini minggu tanggal 5 Agustus 2012, tepatnya jam 08.00, kami anggota KAC sedang asyik latihan Aeromodelling di Taman Kota yang lokasinya diujung Runway Bandara/Lanud penggung ….tiba2 dikejutkan dengan kedatangan satu mobil berwarna merah bertuliskan TIM SAR Nasional, dari mobil tersebut turun 3 orang laki2 salah satunya memakai kaos bertuliskan BASARNAS. rupanya mereka anggota Tim Sar Nasional tapi ada apa yah mereka datang kesini? Pertanyaan itu tidak bisa kujawab sendiri.



Ketiga orang anggota BASARNAS tersebut menghampiri kami, lalu mengatakan bahwa barusan mereka mendapat panggilan telepon dari masyarakat bahwa disini ada pesawat jatuh dekat jalan TOL apakah Bapak2 ada yang melihatnya? Untuk sejenak kami tidak ada yang jawab dan merekapun tanpa menunggu jawaban dari kami ketiga orang tersebut berhambur menuju kearah pintu TOL yang jaraknya kira 2 – 3 Km dari tempat kami berlatih
Tidak lama kemudian mereka pun kembali dengan beberapa orang masyarakat, rupanya memang di ujung sana kira-kira 2 Km ke arah timur dari tempat kami berlatih telah terjadi musibah sebuah pesawat latih TNI AU jenis Mentor T 34 jatuh lokasinya tidak jauh dari Jalan TOL palikanci.
Dari arah yang sama terlihat juga ada seorang wartawan yang telah meliput kejadian tersebut dan kami pun tidak sabar ingin tahu apa yang telah terjadi, kami pun bertanya kepada wartawan tersebut, dan wartan yang baru saja selesai mewawancarai sang Pilot yang alhamdulillah selamat dari musibah, bercerita kepada kami demikian ;
Bahwa pesawat sedang melakukan uji terbang untuk yang kedua kalinya karena test terbang pertama yang dilakukan di Lanud Sulaiman tanggal 26 Juni 2012 yang lalu landingnya tidak sempurna maka kali ini dilakukan lagi uji coba hasilnya pesawat takeoff dari landasan dengan baik, pesawatpun mengudara sempurna, begitu tutur sang pilot yang sampaikan wartawan kepada kami, setelah beberapa kali berputar2 diatas wilayah Cirebon sang pilot bermaksud akan mendaratkan pesawat yang ia kemudikan, ketika sedang melkukan aproch ancang2 untuk landing, ketika sangpilot mengurangi power untuk siap2 landing rupany [power terlalu lemah sehingga pesawat kehilangan tenaga untuk bertakan diudara lalu melintir…. Sang pilot berusaha melakukan recovery namun gagal karena pesawat semakin jauh dari pandangan mata sang pilot sehingga Pilot yang ada didarat tidak mengetahui kemana arah pesawat jalan… makauntuk menghindari kerugian yang lebih besar, pilotpun ambil langkah Safety firt, matikan engine dan jatuhkan pesawat….pas sekali lokasi jatuhnya pesawat beberapa ratus meter dari jalan
tol. Masih beruntung musibah itu tidak terlapau banyak makan korban, andaikan jatuhnya di jalan tol????....................iiiiiiiyy………..tatut…………..
Untuk memperjelas cerita diata berikut saya tunjukan photo2 yang berhasil kami petik dari kejadian tersebut.
Pesawat Mentor sebelum take off

Pesawat dievakuasi dari tempat kejadian setelah mengalami kecelakaan

Anggota Basarnas sedang memeiksa pesawat yang jatuh tanpa didampingi petugas KNKT


Mudah2an kejadian ini tidak akan sering terjadi lagi.