Page 1 of 4

Si Kumbang, Karya anak bangsa

Posted: 10 Dec 2009, 14:12
by emilhp
Masih ingat PT.Nurtanio atau IPTN atau sekarang PT.DI ?
Dari data dan referensi menyatakan bahwa putra-putri bangsa ini sudah mampu mendesign dan membuat pesawat di tahun 1954 dengan nama "Si Kumbang" dan berhasil terbang di angkasa republik ini.

Sekarang.. dimanakah "Si Kumbang" atau kumbang-kumbang yg lain? akankah kumbang anak negri ini akan lahir dan lahir kembali hinggap di landasan2 pacu ?

Pesawat Sikumbang (dengan kode dari pembuat: X-01) adalah pesawat low-wing monoplane yang dibuat di Indonesia pada tahun 1954 sebagai COIN dan pesawat anti gerilya .
Pesawat ini mempunyai fixed tricycle undercarriage. Pilot duduk di dalam bubble canopy.
Pesawat pertama mendapat nomor NU-200 di tahun 1954, dan sebuah lagi NU-225 di tahun 1957. Pesawat kedua dipensiunkan pada tahun 1967
Data Umum
* Awak: satu, pilot
* Mesin: 1 × de Havilland Gipsy Six, 150 kW (200 hp)
Performa
* Kecepatan maksimum: 260 km/h (160 mph)
* Jarak: 960 km (600 miles)
Image
Image

Mari kita lestarikan untuk memberikan apresiasi kepada putra-putri bangsa ini dengan membuat kembali "Si Kumbang" terbang di angkasa.

Yang punya plan atau gambar si Kumbang bisa di share sebagai refensi untuk bikin versi homemade nya.

Salam

Re: Si Kumbang, Karya anak bangsa

Posted: 10 Dec 2009, 14:15
by AgoesAurelz
saya hanya ingin mengucapkan...... saya bangga! sekaligus "good bye" terhadap hasil karya diatas.....
Betul cerita-cerita kakekku dulu....... ternyata..... generasi kakek-nenek kita ternyata masih jauh lebih bagus dan membanggakan daripada generasiku sekarang..... hiks.... hiks....

Re: Si Kumbang, Karya anak bangsa

Posted: 10 Dec 2009, 14:18
by iwan21
Si kumbang dan sodaranya, si Kunang..oh, hanya tinggal kenangan, bahkan katanya gak ada jejak sisanya sama sekali.
saya dan pakde NF kan pernah tampilin ini semua, nah waktu nyari datanya..wadawww..susahnya menta ampuunn, yg ketemu ya cuma foto2 diatas itu aja bang

Re: Si Kumbang, Karya anak bangsa

Posted: 10 Dec 2009, 14:20
by black_tiger
hiks hiks... terharu aku membacanya om emil dan om AA....

Re: Si Kumbang, Karya anak bangsa

Posted: 10 Dec 2009, 14:24
by dino
dibikin .....dr foam dan diikutin kontes aj..... :-k tak coba coret2 ach.... \:D/

Re: Si Kumbang, Karya anak bangsa

Posted: 10 Dec 2009, 14:29
by NF
katanya di buat monument http://www.aviastar.org/air/indonesia/lipnur_nu-200.php
betul kata suhu roji, cari datanya aja minta ampun .
kalo mau , di semarang masih ada produk LAPIP yang lain , Belalang 85 / 95 ,sekarang sedang kami preservasi dgn siswa SMK Penerbangan , cuma itu tu.... sayapnya dah ndak ada , untungnya salah satu guru yang mengajar adl teknisi Piper L 4 J ,jadi beliau rada mudeng dgn pesawat ini.

Re: Si Kumbang, Karya anak bangsa

Posted: 10 Dec 2009, 14:49
by emilhp
Sedihnya . . bahkan pembuatnya juga sekarang sudah gak ada ya . . yang ada hanya monumen Image
NU-200
Image

Dan hanya ada tulisan sejarah . .
lucunya . . ditulis dalam bahasa asing.. Ingris, Perancis dan German... hiks... (lebih sedih . .)
ImageImage

Coba bayangkan . . tahun 1954.. begitu sederhananya peralatan dan teknology namun dengan jiwa dan semangat, kita bisa berhasil
Image

Re: Si Kumbang, Karya anak bangsa

Posted: 10 Dec 2009, 14:56
by NF
.............berarti , si Kumbang sudah di buat 2 unit atau lebih (foto group ke 2 ).
kalau si Belalang di buat 8 unit , 6 unit di pakai ANGK DARAT dan 2 unit AURI.....

Re: Si Kumbang, Karya anak bangsa

Posted: 10 Dec 2009, 15:00
by iwan21
emilhp wrote:Dan hanya ada tulisan sejarah . .
lucunya . . ditulis dalam bahasa asing.. Ingris, Perancis dan German... hiks... (lebih sedih . .)



Setau saya jaman itu memang banyak menggunakan bahasa tsb sehari2 bang, ditambah bahasa Belanda.
Saya inget paman saya waktu SMA, bahasa asingnya ada bahasa Perancis dan Jerman,selain bahasa Inggris...sekarang mana ada SMA belajar bahasa asing selain bahasa Inggris ?

Re: Si Kumbang, Karya anak bangsa

Posted: 10 Dec 2009, 15:01
by emilhp
Dari tulisan (bacanya pake kamus . .) . . cuma ada dua unit pak De NF. NU-200 - X01 (1954) dan NU-225 - X02 (1957)