Mengapa kita memilih Elektrik power dibanding Engine power ?
- sahid
- Lieutenant Colonel

- Posts: 4448
- Joined: 06 May 2008, 11:38
- Location: Pekanbaru. LA.Club, P A S C
- Contact:
Re: Mengapa kita memilih Elektrik power dibanding Engine power ?
ceklek..klik,....mabur....

- irsansaputra
- Senior Airman

- Posts: 142
- Joined: 13 Feb 2007, 18:19
- Location: Jakarta
Re: Mengapa kita memilih Elektrik power dibanding Engine power ?
Nimbrung lagi nih bapak-bapak,
Sejujurnya saya punya opini yang udah patent, jadi sebelum pada intinya, saya menyampaikan mengenai pendapat Rotary wing dan Fix wing itu ya dari pengalaman pribadi bagaikan keluarga punya anak 2 orang terdiri dari 1 cowok dan 1 cewek. Jadi punya sepasang ya komplit lah sudah.
Lalu pada inti topic ini, saya menggariskan sederhana saja, kalo ukuran Heli/Pesawat kecil saya sarankan menggunakan Electric Powered, karena perbandingan power to weight rationya udah pasti lebih baik. Contoh nya Heli 450 bagaimanapun yang elektrik lebih mantap daripada yang engine, dalam arti tenaga selalu tersedia dan lebih spontan.
Ukuran kecil sebatas heli 450 dan kelas 500.
Lalu untuk ukuran besar (kelas 50 ke atas) saya lebih suka engine, karena semata2 dari sisi cost! Mengapa dengan cost?!? Jawabnya sederhana saja, kalo pada heli engine kita crash maka resiko bahan bakar (nitro) yang terbuang ya cuma sebesar tangki Heli saja. Namun bila heli besar adalah electric powered maka bila crash maka bahan bakar (lipo battery) yang resiko terbuang adalah senilai Lipo 1 unit utuh tersebut yang cukup mahal. Kalau nitro kan tidak 1 gallon ikut terbang bukan? Tapi Lipo kan nggak mungkin Heli pake 6 cell bisa terbang pake 1 cell dulu! Itu saja alasan simple saya. Tapi kembali lagi, kalo Heli/pesawat ukuran kecil jawaban saya mutlak Electric Powered.
Jawaban saya bisa disejajarkan dengan mengapa Tank adalah Diesel dan menggunakan roda berantai sedangkan Panser adalah Gasoline engine dan beroda karet?! Panser adalah kendaraan penyusup dalam kota, yang seyogyanya dibuat sehening mungkin supaya kehadirannya tidak diketahui. Namun Tank kendaraan penyerbu yang penting tenaga kuat dan powerfull jadi berisik nggak apalah yang penting penyerbuan berhasil
Maaf kalo dianggap OOT, tapi saya pikir ada korelasi nya supaya pemikiran lebih mudah.
Mohon tanggapan biar lebih menarik dari rekan-rekan.
Salam
Sejujurnya saya punya opini yang udah patent, jadi sebelum pada intinya, saya menyampaikan mengenai pendapat Rotary wing dan Fix wing itu ya dari pengalaman pribadi bagaikan keluarga punya anak 2 orang terdiri dari 1 cowok dan 1 cewek. Jadi punya sepasang ya komplit lah sudah.
Lalu pada inti topic ini, saya menggariskan sederhana saja, kalo ukuran Heli/Pesawat kecil saya sarankan menggunakan Electric Powered, karena perbandingan power to weight rationya udah pasti lebih baik. Contoh nya Heli 450 bagaimanapun yang elektrik lebih mantap daripada yang engine, dalam arti tenaga selalu tersedia dan lebih spontan.
Ukuran kecil sebatas heli 450 dan kelas 500.
Lalu untuk ukuran besar (kelas 50 ke atas) saya lebih suka engine, karena semata2 dari sisi cost! Mengapa dengan cost?!? Jawabnya sederhana saja, kalo pada heli engine kita crash maka resiko bahan bakar (nitro) yang terbuang ya cuma sebesar tangki Heli saja. Namun bila heli besar adalah electric powered maka bila crash maka bahan bakar (lipo battery) yang resiko terbuang adalah senilai Lipo 1 unit utuh tersebut yang cukup mahal. Kalau nitro kan tidak 1 gallon ikut terbang bukan? Tapi Lipo kan nggak mungkin Heli pake 6 cell bisa terbang pake 1 cell dulu! Itu saja alasan simple saya. Tapi kembali lagi, kalo Heli/pesawat ukuran kecil jawaban saya mutlak Electric Powered.
Jawaban saya bisa disejajarkan dengan mengapa Tank adalah Diesel dan menggunakan roda berantai sedangkan Panser adalah Gasoline engine dan beroda karet?! Panser adalah kendaraan penyusup dalam kota, yang seyogyanya dibuat sehening mungkin supaya kehadirannya tidak diketahui. Namun Tank kendaraan penyerbu yang penting tenaga kuat dan powerfull jadi berisik nggak apalah yang penting penyerbuan berhasil
Mohon tanggapan biar lebih menarik dari rekan-rekan.
Salam
- Kang Dadan
- Staff Sergeant

- Posts: 411
- Joined: 24 Oct 2008, 16:29
- Location: BANDUNG
- Contact:
Re: Mengapa kita memilih Elektrik power dibanding Engine power ?
irsansaputra wrote:Nimbrung lagi nih bapak-bapak,
Sejujurnya saya punya opini yang udah patent, jadi sebelum pada intinya, saya menyampaikan mengenai pendapat Rotary wing dan Fix wing itu ya dari pengalaman pribadi bagaikan keluarga punya anak 2 orang terdiri dari 1 cowok dan 1 cewek. Jadi punya sepasang ya komplit lah sudah.
Lalu pada inti topic ini, saya menggariskan sederhana saja, kalo ukuran Heli/Pesawat kecil saya sarankan menggunakan Electric Powered, karena perbandingan power to weight rationya udah pasti lebih baik. Contoh nya Heli 450 bagaimanapun yang elektrik lebih mantap daripada yang engine, dalam arti tenaga selalu tersedia dan lebih spontan.
Ukuran kecil sebatas heli 450 dan kelas 500.
Lalu untuk ukuran besar (kelas 50 ke atas) saya lebih suka engine, karena semata2 dari sisi cost! Mengapa dengan cost?!? Jawabnya sederhana saja, kalo pada heli engine kita crash maka resiko bahan bakar (nitro) yang terbuang ya cuma sebesar tangki Heli saja. Namun bila heli besar adalah electric powered maka bila crash maka bahan bakar (lipo battery) yang resiko terbuang adalah senilai Lipo 1 unit utuh tersebut yang cukup mahal. Kalau nitro kan tidak 1 gallon ikut terbang bukan? Tapi Lipo kan nggak mungkin Heli pake 6 cell bisa terbang pake 1 cell dulu! Itu saja alasan simple saya. Tapi kembali lagi, kalo Heli/pesawat ukuran kecil jawaban saya mutlak Electric Powered.
Jawaban saya bisa disejajarkan dengan mengapa Tank adalah Diesel dan menggunakan roda berantai sedangkan Panser adalah Gasoline engine dan beroda karet?! Panser adalah kendaraan penyusup dalam kota, yang seyogyanya dibuat sehening mungkin supaya kehadirannya tidak diketahui. Namun Tank kendaraan penyerbu yang penting tenaga kuat dan powerfull jadi berisik nggak apalah yang penting penyerbuan berhasilMaaf kalo dianggap OOT, tapi saya pikir ada korelasi nya supaya pemikiran lebih mudah.
Mohon tanggapan biar lebih menarik dari rekan-rekan.
Salam
memang minimalis realistis ya Om
- irsansaputra
- Senior Airman

- Posts: 142
- Joined: 13 Feb 2007, 18:19
- Location: Jakarta
Re: Mengapa kita memilih Elektrik power dibanding Engine power ?
Yoiii... he..he..he..Kang Dadan wrote: memang minimalis realistis ya Om
- Adnan_Mokodompit
- Senior Airman

- Posts: 225
- Joined: 05 Aug 2008, 19:53
- Location: Manado
Re: Mengapa kita memilih Elektrik power dibanding Engine power ?
sepertinya sudah final nih jawabannya...irsansaputra wrote:Nimbrung lagi nih bapak-bapak,
Sejujurnya saya punya opini yang udah patent, jadi sebelum pada intinya, saya menyampaikan mengenai pendapat Rotary wing dan Fix wing itu ya dari pengalaman pribadi bagaikan keluarga punya anak 2 orang terdiri dari 1 cowok dan 1 cewek. Jadi punya sepasang ya komplit lah sudah.
Lalu pada inti topic ini, saya menggariskan sederhana saja, kalo ukuran Heli/Pesawat kecil saya sarankan menggunakan Electric Powered, karena perbandingan power to weight rationya udah pasti lebih baik. Contoh nya Heli 450 bagaimanapun yang elektrik lebih mantap daripada yang engine, dalam arti tenaga selalu tersedia dan lebih spontan.
Ukuran kecil sebatas heli 450 dan kelas 500.
Lalu untuk ukuran besar (kelas 50 ke atas) saya lebih suka engine, karena semata2 dari sisi cost! Mengapa dengan cost?!? Jawabnya sederhana saja, kalo pada heli engine kita crash maka resiko bahan bakar (nitro) yang terbuang ya cuma sebesar tangki Heli saja. Namun bila heli besar adalah electric powered maka bila crash maka bahan bakar (lipo battery) yang resiko terbuang adalah senilai Lipo 1 unit utuh tersebut yang cukup mahal. Kalau nitro kan tidak 1 gallon ikut terbang bukan? Tapi Lipo kan nggak mungkin Heli pake 6 cell bisa terbang pake 1 cell dulu! Itu saja alasan simple saya. Tapi kembali lagi, kalo Heli/pesawat ukuran kecil jawaban saya mutlak Electric Powered.
Jawaban saya bisa disejajarkan dengan mengapa Tank adalah Diesel dan menggunakan roda berantai sedangkan Panser adalah Gasoline engine dan beroda karet?! Panser adalah kendaraan penyusup dalam kota, yang seyogyanya dibuat sehening mungkin supaya kehadirannya tidak diketahui. Namun Tank kendaraan penyerbu yang penting tenaga kuat dan powerfull jadi berisik nggak apalah yang penting penyerbuan berhasilMaaf kalo dianggap OOT, tapi saya pikir ada korelasi nya supaya pemikiran lebih mudah.
Mohon tanggapan biar lebih menarik dari rekan-rekan.
Salam
kecil (500 ke bawah) pake batre...
besar (600 ke atas) pake nitro...
kalo gasser dimana dong tempatnya om...?
- irsansaputra
- Senior Airman

- Posts: 142
- Joined: 13 Feb 2007, 18:19
- Location: Jakarta
Re: Mengapa kita memilih Elektrik power dibanding Engine power ?
Gasser saya pikir kelas tersendiri ya, baik dari segi harga maupun kenikmatannya. Namun ironisnya dari segi harga bbm memang ekonomis berhubung bbm nya tersedia umumAdnan_Mokodompit wrote:sepertinya sudah final nih jawabannya...
kecil (500 ke bawah) pake batre...
besar (600 ke atas) pake nitro...
kalo gasser dimana dong tempatnya om...?
- handoyo6299
- Senior Master Sergeant

- Posts: 1355
- Joined: 02 Aug 2008, 10:08
- Location: Jogja-semarang-Jepara (active)
- Contact:
Re: Mengapa kita memilih Elektrik power dibanding Engine power ?
Kesimpulan om Adnan memang paling benerrr dech, kita mesti realistissss, dengan minimalisnya, jadi hampir pasti kalau pilihan power disesuaikan ama kelas, tapi ..... elelktrik akan selalu menjadi yang ter......okelah kita serahkan saja pada kantong he.h.e....
- dannymono
- Posts: 7
- Joined: 04 Jun 2008, 13:10
- Location: Jakarta
- Contact:
Re: Mengapa kita memilih Elektrik power dibanding Engine power ?
ikutan nimbrung nih newbie.. hehe
kalo menurut saya sih beda karakter untuk terbangnya sih...
kalo elektrik lebih untuk fun dan belajar.. karena relatif lebih gampang untuk diterbangin dimana saja dan ga usah bawa2 tools yg banyak
untuk bikers2 bisa gampang bawanya... obeng2 dan spare part serta charger bisa masuk tas ransel... nanti ngecharge pake accu motor deh
dan gak seberisik engine.. jadi kalo mo maen dilapangan deket rumah gak kena sambit sendal jepit tetangga karena ganggu tidur siang..
kalo crash.. biasanya gak semahal yg engine... tergantung crashnya sih.. hehe
tapi karena badannya relatif lebih imut dan ringan.. agak susah kalo mau terbang kondisi windy..
tapi belon jd pilot hely sejati kalo lom maen yg engine
tantangannya dan karakter nya beda ama elektrik
jadi kesimpulannya sih. bagusnya punya dua2 nya.. hehe
kalo menurut saya sih beda karakter untuk terbangnya sih...
kalo elektrik lebih untuk fun dan belajar.. karena relatif lebih gampang untuk diterbangin dimana saja dan ga usah bawa2 tools yg banyak
untuk bikers2 bisa gampang bawanya... obeng2 dan spare part serta charger bisa masuk tas ransel... nanti ngecharge pake accu motor deh
dan gak seberisik engine.. jadi kalo mo maen dilapangan deket rumah gak kena sambit sendal jepit tetangga karena ganggu tidur siang..
kalo crash.. biasanya gak semahal yg engine... tergantung crashnya sih.. hehe
tapi karena badannya relatif lebih imut dan ringan.. agak susah kalo mau terbang kondisi windy..
tapi belon jd pilot hely sejati kalo lom maen yg engine
tantangannya dan karakter nya beda ama elektrik
jadi kesimpulannya sih. bagusnya punya dua2 nya.. hehe
- DIMAS
- Master Sergeant

- Posts: 810
- Joined: 28 Dec 2008, 19:50
- Location: Ciputat
Re: Mengapa kita memilih Elektrik power dibanding Engine power ?
Salam kenal..
Untuk pesawat dan heli kecil setuju elektrik.
Kalau tujuan untuk kompetisi f3a (airplane) saya lebih setuju elektrik karena:
1. Kemungkinan engine fail sangat kecil (perubahan suhu, dll)
2. Getaran pesawat sangat kecil (bahkan tidak ada)
3. Posisi CG pesawat tidak berubah (biasanya CG berubah kalau fuel sdh mulai habis)
4. Tenaga sangat responsif dan besar.
5. Tapi Berat keseluruhan sangat riskan karena mendekati 5kg (aturan max FAI)
Untuk heli masih dalam penyempurnaan karena:
1. Kemampuan batere saat ini ( 10 cell, 5350mah) tidak cukup untuk maneuver f3c keseluruhan +- 8 menit.
2. Di jepang masih diuji coba untuk baterenya (2 x 6 cell, kap > 5350mah)
salam
Untuk pesawat dan heli kecil setuju elektrik.
Kalau tujuan untuk kompetisi f3a (airplane) saya lebih setuju elektrik karena:
1. Kemungkinan engine fail sangat kecil (perubahan suhu, dll)
2. Getaran pesawat sangat kecil (bahkan tidak ada)
3. Posisi CG pesawat tidak berubah (biasanya CG berubah kalau fuel sdh mulai habis)
4. Tenaga sangat responsif dan besar.
5. Tapi Berat keseluruhan sangat riskan karena mendekati 5kg (aturan max FAI)
Untuk heli masih dalam penyempurnaan karena:
1. Kemampuan batere saat ini ( 10 cell, 5350mah) tidak cukup untuk maneuver f3c keseluruhan +- 8 menit.
2. Di jepang masih diuji coba untuk baterenya (2 x 6 cell, kap > 5350mah)
salam
- teddy
- Senior Airman

- Posts: 114
- Joined: 02 Sep 2007, 14:27
- Location: Jakarta Barat dan Bojonegoro
Re: Mengapa kita memilih Elektrik power dibanding Engine power ?
makasih dimas review nya...DIMAS wrote:Salam kenal..
Untuk pesawat dan heli kecil setuju elektrik.
Kalau tujuan untuk kompetisi f3a (airplane) saya lebih setuju elektrik karena:
1. Kemungkinan engine fail sangat kecil (perubahan suhu, dll)
2. Getaran pesawat sangat kecil (bahkan tidak ada)
3. Posisi CG pesawat tidak berubah (biasanya CG berubah kalau fuel sdh mulai habis)
4. Tenaga sangat responsif dan besar.
5. Tapi Berat keseluruhan sangat riskan karena mendekati 5kg (aturan max FAI)
Untuk heli masih dalam penyempurnaan karena:
1. Kemampuan batere saat ini ( 10 cell, 5350mah) tidak cukup untuk maneuver f3c keseluruhan +- 8 menit.
2. Di jepang masih diuji coba untuk baterenya (2 x 6 cell, kap > 5350mah)
salam