benniandrianto wrote:salam kenal buat om muchtar ma om dino
terima kasih sebelumnya
tarikan udah kontan
pesawt udah diposisikan vertical n Horyzontal
semuanya ndak masalah
apa karena propelernya terlalu kecil soalnya udah saya coba pake propeler 11x7 idle rpmnya mau rendah (tapi sama aja sulit mendarat pesawat terlalu kenceng)
(tambahan informasi pesawatku avistar)
kalau semua setting engine dan pesawat sudah benar adanya ya apalagi kalau tinggal manuver approach landingnya yang belum pas (ketinggian, kecepatan dan arah angin) pada saat mengarahkan pesawat untuk landing (line up to run way) apabila dilihat dari jenis pesawatnya
jadi kemungkinan sudah diawali landing speed yg dasarnya juga masih terlalu cepat di tambah dengan level terbangnya masih ketinggian kemudian dipaksa di tukikan yang pada akhirnya akan menambah speed
soal propeller memang mempunyai akselarsi dan breaking efek tapi lebih dekat dampaknya pada daya hisap si propeller itu sendiri pada saat throttle dibuka, hal ini akan terlihat jarak yg diperlukan pada saat take off dan saat cruising, nah pada saat akan landing throttle management akan sangat menentukan disamping tentunya posisi si pesawat itu sendiri
kira2 gitu deh dan mohon maaf apabila perkiraan saya salah
salam