
Modalnya cuma copot dioda belakang, re-wire jadi star dan feeds rotor lewat brushed di slip ring. jadi deh in-runner

baru sekedar muter doang (maju & mundur) dan masih ada issue di driver rotor (sekarang di feeds 1A, kedepan pengennya pakai brushed ESC buat drivernya). Hasil testing kellihatan kalau arus stator mempengaruhi kemampuan start-up, semakin besar semakin gampang tapi maximum rpm rendah. Pada full throtle, penurunan arus rotor menambah rpm significant.
Torsi gede banget, KV nggak jelas tapi yang pasti rendah banget
Rencana sih pasang di mobil-mobilan/sepeda, mungkin kalau ada alternator kecil bisa di pasang di pesawat ya ?




