Heli Elektrik ke Engine, Atau tetap Elektrik?? Tolong....
- sahid
- Lieutenant Colonel

- Posts: 4448
- Joined: 06 May 2008, 11:38
- Location: Pekanbaru. LA.Club, P A S C
- Contact:
maaf para senior terutama untuk oom budi, sy g' pantas ngasih masukan....cuman...emang bau asep nitru dan suara nguing...nguing itu bikin kita cegluk...cegluk, ( pribadi ) saya beli kit heli engine 50, ketika baru saja bisa hover dg blt cp dan t rek, setiap main selalu tidak puas krn keterbatasab batt....dan sing marahi mangkel Heline cilik tenan...sussah orientasi...ktika udah npakai engine malah bisa belajar beberapa manuver....untuk pilot sekelas oom budiman ( apapun alasanya ) SUDAH SEPANTASNYA DAN SELAYAKNYA SEGERA pakai heli engine....maaaf oom hanya sekedar saran n ngompor maaf juga kalo kompornya jelek,
- surya
- Airman

- Posts: 36
- Joined: 03 Jun 2008, 01:34
- Location: Jakarta
- Contact:
kalo mau jadi pilot itu punya heli minimal dua... 1 engine, 1 elektrik.. cari aja size yang dipandang nyaman (menurut hasrat dan keuangan) karena elektrik dan engine punya kepuasan dan karakteristik berbeda. dijamin tidak akan penasaran lagi.... intinya pengendalian diri huhuhuhuhuhu.
pengalaman saya juga cuman punya 2... 1 belt cp, 1 shuttle... itu dah lebih dari cukup bagi saya... sekarang kalo ke HS ndak kayak orang kesetanan dan pulang ndak bisa tidur gara2 terobsesi... dah ada semua, jadi cool man.. huhuhu
pengalaman saya juga cuman punya 2... 1 belt cp, 1 shuttle... itu dah lebih dari cukup bagi saya... sekarang kalo ke HS ndak kayak orang kesetanan dan pulang ndak bisa tidur gara2 terobsesi... dah ada semua, jadi cool man.. huhuhu
- Dharwinz
- Senior Airman

- Posts: 155
- Joined: 14 Dec 2007, 13:07
- Location: Bintaro jaya
- Contact:
surya wrote:kalo mau jadi pilot itu punya heli minimal dua... 1 engine, 1 elektrik.. cari aja size yang dipandang nyaman (menurut hasrat dan keuangan) karena elektrik dan engine punya kepuasan dan karakteristik berbeda. dijamin tidak akan penasaran lagi.... intinya pengendalian diri huhuhuhuhuhu.
pengalaman saya juga cuman punya 2... 1 belt cp, 1 shuttle... itu dah lebih dari cukup bagi saya... sekarang kalo ke HS ndak kayak orang kesetanan dan pulang ndak bisa tidur gara2 terobsesi... dah ada semua, jadi cool man.. huhuhu
Klo ke HS cari spare partnya helimu, trus ga ready stock dan harus indent part.. dijamin balik lagi kesetanannya.. hihihihi...
- sevenslidegrills
- Chief Master Sergeant

- Posts: 1527
- Joined: 03 Jul 2007, 00:33
- Location: SBY-MDR
- Contact:
Dharwinz wrote:surya wrote:kalo mau jadi pilot itu punya heli minimal dua... 1 engine, 1 elektrik.. cari aja size yang dipandang nyaman (menurut hasrat dan keuangan) karena elektrik dan engine punya kepuasan dan karakteristik berbeda. dijamin tidak akan penasaran lagi.... intinya pengendalian diri huhuhuhuhuhu.
pengalaman saya juga cuman punya 2... 1 belt cp, 1 shuttle... itu dah lebih dari cukup bagi saya... sekarang kalo ke HS ndak kayak orang kesetanan dan pulang ndak bisa tidur gara2 terobsesi... dah ada semua, jadi cool man.. huhuhu
Klo ke HS cari spare partnya helimu, trus ga ready stock dan harus indent part.. dijamin balik lagi kesetanannya.. hihihihi...
Atau bisa juga kesetanan gara2 part yg dicari gak ada trus kepikiran ganti heli yg di HS banyak jual partnya.
- Budi
- Brigadier General

- Posts: 9685
- Joined: 09 Jul 2008, 13:39
- Location: JAKARTA
sevenslidegrills wrote:Atau bisa juga kesetanan gara2 part yg dicari gak ada trus kepikiran ganti heli yg di HS banyak jual partnya.
ha...ha....ha...itu namanya selingkuh......
ada lagi, begitu udah dapet sparepart.....nggak bisa tidur nunggu kesempatan nerbangin lagi...alasannya mau test habis crash......
Kembali ke Laptop.......gimana nih, oom Budiman koq belum goyah juga......ayo dunk.....komporin lagi.....kurang panas nih kompornya.....

- sevenslidegrills
- Chief Master Sergeant

- Posts: 1527
- Joined: 03 Jul 2007, 00:33
- Location: SBY-MDR
- Contact:
Om pemula 1, mas budiman mungkin dalam masa2 perenungan sekarang. Berusaha menyadari bahwa rekan-rekan di grage ini semua sangat perhatian dan tau persis kemampuan beliau soal heli sampai2 gak pernah capek nyaranin tambah koleksi heli nitro. Bukan pindah kelas, karena kita tau mas budi itu sayangnya setengah mati dg trex SEnya itu. Sampe kemana2 gak pernah lepas, pokok dimana ada ams budi di situ pasti ada si Trexie.....kekekekeke.
Jadi mari kita semua mendo'akan agar mas budi segera menyadari bahwa rekan2 grage memberi saran yg tepat karena tau karakter dan kemampuan terbang mas budi sudah cocok untuk menerbangkan heli nitro.
Akhir kata, rekans semoga 2 paragaraf diatas sudah cukup membakar membakar tidak cuma mengkompori saja.
Amin.
MERDEKA!!!!!!!
kabur ah.............................kekekekekeke
Minal aidin wal fa idzin mas budi, mohon maaf kalo saya ada salah terutama soal kompor.....
Jadi mari kita semua mendo'akan agar mas budi segera menyadari bahwa rekan2 grage memberi saran yg tepat karena tau karakter dan kemampuan terbang mas budi sudah cocok untuk menerbangkan heli nitro.
Akhir kata, rekans semoga 2 paragaraf diatas sudah cukup membakar membakar tidak cuma mengkompori saja.
Amin.
MERDEKA!!!!!!!
kabur ah.............................kekekekekeke
Minal aidin wal fa idzin mas budi, mohon maaf kalo saya ada salah terutama soal kompor.....
- Budiman
- Chief Master Sergeant

- Posts: 1894
- Joined: 17 Jan 2007, 15:27
- Location: bekasi-surabaya
- Contact:
- Budi
- Brigadier General

- Posts: 9685
- Joined: 09 Jul 2008, 13:39
- Location: JAKARTA
Oom Budiman......
dari beberapa pendapat temen2 di ruang ini berikut yang bisa saya petik dari Engine vs Electric dan Kelas besar vs Kecil:
Elektrik vs Engine:
Pro
1. Bersih
2. Power besar jika menggunakan Premium Batt, ESC and Motor(Flightpower,Hacker, Scorpion dll)
3. Suara mirip asli jika menggunakan Fuselage/scale
4. Accessories hanya Charger dan Aki (jika di lapangan)
Contra:
1. Repot di charging, main hanya 7 menit, charging 1 jam lebih
2. kalo punya charger Cuma 1, antri ngecharge bisa nggak tidur nge-jagain..
3. Harga Batt Mahal dan biasanya punya lebih dari 2 (walau Investasi)
4. Batt ada Umurnya dan gampang rusakl jika over discharge dan tidak balance.
5. Power tergantung pada kualitas battery
6. Durasi main pendek hard 3D<7 menit kalo mau awet
7. Kalau Motor/ESC rusak, harus ganti unit. Harganya lumayan.
Engine
Pro
1. Asep nitro……ngangenin…….suaranya gahar
2. Dgn Tuning tepat, Power ada terus dari awal sampai akhir.
3. Punya kebebasan tuning engine, yg jadi ilmu dan seni tersendiri
4. Durasi terbang >10 menit + gallon yg dibawa, kesempatan latihan lebih banyak
5. Hanya batt RX yg perlu di charge bisa 4-7 kali terbang tergantung kapasitas.
6. Kalau performance Engine turun tinggal ganti liner, piston, ring ..jadi baru lagi….
contra
1. Perlu bersih2 setelah main
2. Accessoris banyak, glow heater, starter, fuel pump, cahrger
3. ganti climate - re-tuning
4. suara cukup bising
5. perlu pengetahuan ttg mesin/coupling. (bisa dipelajari/ditanya di Grage)
Kelas…Besar vs kecil
Kecil
Pro
1. Enak ditenteng dan praktis
2. Spare parts murah
3. main dimana aja bisa
Kontra
1. Gampang hilang orientasi, sering crash.
2. Mata harus bagus, tangan/jari2 gak bisa gemuk
3. kendali/control lebih susah
4. Angin mempengaruhi
5. suka reckless, suka maneuver beyond skill karena spare parts murah.
Besar
Pro
1. Lebih stabil/anteng, pengembangan macam2 maneuver lebih mudah
2. power/weight rasio biasanya besar/lincah
3. Orientasi nggak gampang hilang
4. Lebih hati2 karena risk lebih besar (emang harus hati2)
5. realistic/pertandingan kelas dunia banyak di kelas 50-90(?)
Kontra
1. Bawanya perlu tempat
2. spare parts dan resiko lebih mahal dan besar jadi harus lebih hati2
Para Suhu dan Senior....mohon dikoreksi, dirubah, dihapus atau ditambahin.......terimakasih
@Budiman, Silahkan di timbang2 dgn hati nurani........
But I am a strong believer that Mr. Budiman will keep his 450-e and will poses another engine helicopter.........anybody wanna bet?

dari beberapa pendapat temen2 di ruang ini berikut yang bisa saya petik dari Engine vs Electric dan Kelas besar vs Kecil:
Elektrik vs Engine:
Pro
1. Bersih
2. Power besar jika menggunakan Premium Batt, ESC and Motor(Flightpower,Hacker, Scorpion dll)
3. Suara mirip asli jika menggunakan Fuselage/scale
4. Accessories hanya Charger dan Aki (jika di lapangan)
Contra:
1. Repot di charging, main hanya 7 menit, charging 1 jam lebih
2. kalo punya charger Cuma 1, antri ngecharge bisa nggak tidur nge-jagain..
3. Harga Batt Mahal dan biasanya punya lebih dari 2 (walau Investasi)
4. Batt ada Umurnya dan gampang rusakl jika over discharge dan tidak balance.
5. Power tergantung pada kualitas battery
6. Durasi main pendek hard 3D<7 menit kalo mau awet
7. Kalau Motor/ESC rusak, harus ganti unit. Harganya lumayan.
Engine
Pro
1. Asep nitro……ngangenin…….suaranya gahar
2. Dgn Tuning tepat, Power ada terus dari awal sampai akhir.
3. Punya kebebasan tuning engine, yg jadi ilmu dan seni tersendiri
4. Durasi terbang >10 menit + gallon yg dibawa, kesempatan latihan lebih banyak
5. Hanya batt RX yg perlu di charge bisa 4-7 kali terbang tergantung kapasitas.
6. Kalau performance Engine turun tinggal ganti liner, piston, ring ..jadi baru lagi….
contra
1. Perlu bersih2 setelah main
2. Accessoris banyak, glow heater, starter, fuel pump, cahrger
3. ganti climate - re-tuning
4. suara cukup bising
5. perlu pengetahuan ttg mesin/coupling. (bisa dipelajari/ditanya di Grage)
Kelas…Besar vs kecil
Kecil
Pro
1. Enak ditenteng dan praktis
2. Spare parts murah
3. main dimana aja bisa
Kontra
1. Gampang hilang orientasi, sering crash.
2. Mata harus bagus, tangan/jari2 gak bisa gemuk
3. kendali/control lebih susah
4. Angin mempengaruhi
5. suka reckless, suka maneuver beyond skill karena spare parts murah.
Besar
Pro
1. Lebih stabil/anteng, pengembangan macam2 maneuver lebih mudah
2. power/weight rasio biasanya besar/lincah
3. Orientasi nggak gampang hilang
4. Lebih hati2 karena risk lebih besar (emang harus hati2)
5. realistic/pertandingan kelas dunia banyak di kelas 50-90(?)
Kontra
1. Bawanya perlu tempat
2. spare parts dan resiko lebih mahal dan besar jadi harus lebih hati2
Para Suhu dan Senior....mohon dikoreksi, dirubah, dihapus atau ditambahin.......terimakasih
@Budiman, Silahkan di timbang2 dgn hati nurani........
But I am a strong believer that Mr. Budiman will keep his 450-e and will poses another engine helicopter.........anybody wanna bet?

- Budiman
- Chief Master Sergeant

- Posts: 1894
- Joined: 17 Jan 2007, 15:27
- Location: bekasi-surabaya
- Contact:
Anda benar,Pak Budi..t-rex 450 adalh bagian sejarah dr perjalanan babak belur saya mempelajari R/C heli..jadi ada kemungkinan utk tetap saya pertahankan...
Terima kasih,Pak Budi..hehehehe..Terima kasih atas comparison list nya yg cukup fair.,..heehe
...memang point2 negatif dr heli 450 benar yg Anda utarakan semuanya adalah benar...terutama ya itu..njagain ng-charge battery...hehehe..
Baiklah..kalo begitu...saya terima saran2nya dgn senang hati...akan saya coba utk mulai belajar soal heli engine mulai saat ini...hehehe..
salam,
Budi
Terima kasih,Pak Budi..hehehehe..Terima kasih atas comparison list nya yg cukup fair.,..heehe
...memang point2 negatif dr heli 450 benar yg Anda utarakan semuanya adalah benar...terutama ya itu..njagain ng-charge battery...hehehe..
Baiklah..kalo begitu...saya terima saran2nya dgn senang hati...akan saya coba utk mulai belajar soal heli engine mulai saat ini...hehehe..
salam,
Budi
- sevenslidegrills
- Chief Master Sergeant

- Posts: 1527
- Joined: 03 Jul 2007, 00:33
- Location: SBY-MDR
- Contact:
Budiman wrote:Anda benar,Pak Budi..t-rex 450 adalh bagian sejarah dr perjalanan babak belur saya mempelajari R/C heli..jadi ada kemungkinan utk tetap saya pertahankan...![]()
Terima kasih,Pak Budi..hehehehe..Terima kasih atas comparison list nya yg cukup fair.,..heehe...memang point2 negatif dr heli 450 benar yg Anda utarakan semuanya adalah benar...terutama ya itu..njagain ng-charge battery...hehehe..
![]()
Baiklah..kalo begitu...saya terima saran2nya dgn senang hati...akan saya coba utk mulai belajar soal heli engine mulai saat ini...hehehe..
salam,
Budi
Jadi intinya, sambil belajar mulai pilih dong heli 50 yg mo di koleksi..........
hehehehehe
