Terimaksih,Mas sudah ikut menjelaskan soal throttle dan pitch...heheheh
@ayokbcp
Baik,Mas..Alhamdulillah..ya, saya masi inget Anda dan heli Anda..
Throttle Anda kekecilan,Mas...50%..ga cukup kuat buat heli...kalo saya si sekitar 86-88%...pitch 60% kira2 berapa deg itu ya,Mas?..
Anda Bank heli dg sudut 45 derajat lebih?...gede banget,Mas...disarankan malah shallow saja..sekitar 30 derajat...
Bagaimana air speed heli Anda saat Bank?...heli melaju kencang ato tidak?..
Anda melakukan bank, yg harus Anda pastikan adalah air speed heli sudah cukup ato belum...kalo belum, bank jangan digunakan..cukup rudder saja...
Bank pada heli, heli harus melaju dg speed yg cukup alias ngebut..saat banking...heli dimiringkan dg aeleron, kemudian heli diangkat dg elevator...setelah nose heli berbelok pd arah yg Anda mau..baru counter balik dg aeleron, tambah lagi throttle dan elevator down..agar heli kembali terbang forward...masing2 kontrol harus ballance komposisinya...
Jika ingin berbelok cepat, rudder dimainkan sedikit saja.,,ato rudder stand by saja,bila ingin heli berbelok dgn sudut yg besar.
Pitch tetap pada point saat heli melaju kencang..malah kalo saya cenderung utk mengurangi pitch sedikit saja..agar heli bisa bank pada path/jalur yg sejajar..
Hal2 yg perlu diwaspadai saat banking :
- sudut bank..jangan terlalu besar..cukup 30 derajat saja...45 derajat lebih utk heli EP 450, terlalu curam...hati2,heli akan terlihat anjlok..biasanya recovery satu2nya adalah elevator UP....namun dgn timming yg tepat juga...
- koordinasi dan feel yg bagus antara : aeleron-elevator-rudder(bila perlu)-throttle/pitch...besarnya masing2 perlu Anda explore sendiri..hehehehe..indikasi jika masing2 komposisinya telah sesuai adalah terlihat, heli akan berbelok dg banking yang indah, dan heli tetap bertahan pada satu path/jalur (altitude)yg lurus..baik saat mulai masuk sudut belok dan keluar dari sudut belok dan kembali ke arah yg berlawanan dr arah sebelumnya...
- saat heli ng-bank..harus diingat..heli sudah mengalami stall..sedikit ato banyaknya tergantung sudut bank-nya ,utk itu...air speed sangatlah diperlukan heli utk mempertahankan altitude nya...ato dg kata lain..heli mengandalkan momentum saja saat heli banking agar tetap pada altitude nya...
Oleh karena itu..kontrol selanjutnya setelah heli dimiringkan dengan aeleron, adalah elevator UP, agar nose heli berbelok,namun tetap pada path/jalur- nya......BUKAN Throttle...sebab, jika Anda menambah Throttle, otomatis Pitch bertambah..hasilnya heli malah akan semakin terdorong keluar dari path/jalur nya...maka terjadilah stall....heheheh
...Jika diterangkan secara ilmu fisika...kira2 adalah sebagai berikut ...heli bergerak berdasarkan total dua vektor gaya...vektor gaya vertikal dan vektor gaya horisontal...jika ditarik titik temu dua gaya ini..maka timbulah besaran total dr dua vektor gaya tersebut..arah dari jumlah total gaya ini adalah yang menjadi sebab, kenapa heli mampu terbang forward, backward,banking dan sebagainya, baik dalam posisi normal (up right position) atopun inverted...
Semoga bisa memberikan gambaran kepada Anda..silahkan rekan2 yg lain untuk menambahkan..
salam,
Budiman



