DIY Paratrike/parabuggy

Pesawat swayasa , paralayang dan balon udara

Moderators: wa2n, christoffel

Post Reply
User avatar
christoffel
First Lieutenant
First Lieutenant
Posts: 1291
Joined: 04 Jan 2008, 13:42
Location: Pondok Chandra Surabaya

Re: DIY Paratrike/parabuggy

Post by christoffel »

@topankaltim: wah ...
kalau kejadian nya seperti itu, bukan karena powernya om. keputusan untuk tetap take-off saat canopy miring itu yg kurang tepat.
kalau mau take-off memang harus dijaga headwind.
waktu ground-handling dulu kan gunanya untuk itu ...
- belajar ngembangin canopy dari tanah naik keatas dijaga tetap lurus,
- lalu maju dengan tetap menjaga arahnya tetap lurus.
kalau saat proses payung nya miring, lebih baik batal, jangan dipaksain full throtle ...
memang kalau nggak ada angin lebih mudah. kalau ada angin lebih susah.
selain itu, type canopy juga membantu (trainer lebih gampang naik lurus, yg advance lebih sensitif).

intinya, canopy paraglider itu di rancang untuk self glide, artinya tanpa power.
Secara natural, pilot/beban akan tergantung dibawah canopy.
saat diberi power, pilot (yg notabene juga adalah bandul/pemberat, dan powernya justru ada / mendorong di pilotnya, bukan sayap/canopy nya) akan terdorong maju sedangkan canopy masih tertinggal di belakang. kondisi ini menyebabkan sudut serang (AoA) canopy nya jadi besar dan rawan stall ataupun kebanting angin (Drag nya besar).
Jadi semakin di full throtle malah semakin gampang kebanting ...
User avatar
christoffel
First Lieutenant
First Lieutenant
Posts: 1291
Joined: 04 Jan 2008, 13:42
Location: Pondok Chandra Surabaya

Re: DIY Paratrike/parabuggy

Post by christoffel »

ekozxx wrote:gak dicoba pake reduction belt/gear, dikalteng sempat lihat paramotor cuma 80cc 2tak aja terbang tp direkdusi 1:3,9, diameter prop cukup besar diatas 1m.

siap suhu ...
sebenarnya yg paling baik kalau dipasang reduction om. cuman saya masih males bikin nya, soalnya mesti pesan ke bengkel, saya nggak punya mesin bubut nya ... hehehe ...
diatas kertas, 50cc saja bisa dapat static thrust sampe 50kg kalo pake reduction, apalagi ini 111cc.

teorinya begini, power engine (11.2HP @7200RPM untuk dle111) setelah direduksi (misalnya 1:2) akan jadi 22.4HP@3600RPM
pada RPM yg lebih rendah, drag pada bidang prop juga akan lebih rendah (drag berbanding lurus dg kwadrat kecepatan putar). jadi tenaga yg tadinya untuk ngelawan drag ini bisa kepakai untuk thrust.
Static thrust juga sangat dipengaruhi diameter prop, bukan pitch. jadi semakin besar diameter prop nya, semakin besar juga static thrust nya ...

Koreksi : (thanks to om James Paulus)
11.2HP @7200 RPM setelah direduksi 1:2 jadinya 11.2HP @7200RPM dg torsi jadi 2 kali lipat
Torsi (Kg.cm) =Power (Hp) * 72611.5 / RPM
Jadi karena RPM turun, Torsi jadi naik karena Power tetap (Hukum kekekalan energi)
Last edited by christoffel on 23 Feb 2012, 20:48, edited 2 times in total.
User avatar
eddypurnomo
Senior Airman
Senior Airman
Posts: 145
Joined: 22 Feb 2011, 18:08
Location: indramayu
Contact:

Re: DIY Paratrike/parabuggy

Post by eddypurnomo »

Hebat bener Suhu Yang satu ini... :mtp :mtp :mtp
bener2 ilmu tingkat tinggi :plk :plk :plk
User avatar
christoffel
First Lieutenant
First Lieutenant
Posts: 1291
Joined: 04 Jan 2008, 13:42
Location: Pondok Chandra Surabaya

Re: DIY Paratrike/parabuggy

Post by christoffel »

sorry, kepotong, ada tamu ...

untuk buggy saya begini :

canopy Gin Bolero Plus punya spec (dari hasil test review majalah paraglider, bukan dari pabrikan) glide ratio 7 sampai 7.8
ambil yg terjelek glide ratio 7 ==> artinya saat glide maju 7m, ketinggian turun 1m
Total Berat : sekitar 100 Kg (dengan spare)
Jadi untuk bisa terbang datar (tanpa kehilangan ketinggian) diperlukan thrust sekitar 100/7 kg = 14.3 Kg
Supaya bisa climbing, thrust harus lebih dari 14.3 Kg ini. semakin banyak lebihnya, semakin besar rate of climb nya ...

kondisi engine saat ini : static thrust 20kg pada 6200 RPM dengan prop 28x10
Power (sebanding dengan) = Diameter^4 x Pitch x RPM^3 = 28^4 x 10 x 6200^3 = 1.4649E18
kalau saya pake reduksi 1:2 maka Torsi akan jadi 2 kali lipat, RPM jadi setengahnya (3100).
kalau saya pasang prop 46, maka
2 x 1.4649E18 = 46^4 x Pitch x 3100^3
Pitch = 10.9 atau dibulatkan jadi 11
==> prop baru ukurannya 46x11 berputar pada 3100 RPM

Thrust = Diameter^4 x RPM^2 x k
20 = 28^4 x 6200^2 x k
k = 8.4648E-13
nilai k ini sudah mencakup parameter2 lain seperti prop efectivness, air density, dll
kalau saya pake reduksi diatas (1:2) dg prop yg baru (46x22) maka
Thrust = 46^4 x 3100^2 x 8.4648E-13 = 36.4 Kg
lha ini kan sudah lebih dari 2x lipat kebutuhan

dengan pitch 11 pada 3100 RPM airspeed nya sudah mencapai 52 Km/jam.
Karena paraglider punya drag cukup besar, kira2 max flying speed sekitar 70% = 52x70% = 36.5 Km/jam

ini kalau pake reduction 1:2 lho ...
sedangkan saya masih ngotot mau pake direct drive ....
Last edited by christoffel on 23 Feb 2012, 20:54, edited 2 times in total.
User avatar
christoffel
First Lieutenant
First Lieutenant
Posts: 1291
Joined: 04 Jan 2008, 13:42
Location: Pondok Chandra Surabaya

Re: DIY Paratrike/parabuggy

Post by christoffel »

kalau pakai direct drive jadi begini tabelnya :
propeller
dia x pitch RPM _ Thrust(Kg) Power(HP) speed(Kmph)
28 x 10 ___ 6200 _ 19.784 __ 6.967 __ 66 ==> referensi
30 x 7.6 __ 6200 _ 26.071 __ 6.967 __ 50
32 x 5.9 __ 6200 _ 33.750 __ 6.967 __ 39
34 x 4.6 __ 6200 _ 43.012 __ 6.967 __ 30
36 x 3.7 __ 6200 _ 54.062 __ 6.967 __ 24

saya pengen nya kecepatan sekitar 30 aja, jadinya mesti pake prop 34x4.5
lha ini ukuran nggak lazim, jadi nggak ada yg jual ... hehehe terpaksa harus pesan yg custom made, inipun setengah maksa ... Mr Fiala nya bilang pabrik nya sudah penuh order sampai january. akhirnya disetujui pertengahan desember order saya bisa disisipkan ... alhamdulilah ...

harapan saya kalau engine nya sudah sempurna sesuai spec, kan mestinya bisa thrust 25Kg pada RPM 7200 (11.2HP)
kalau pake prop 34x5 pada 7000 rpm saja hasilnya bakalan seperti ini
static thrust 54.8 Kg
Max Flying Speed 37 Kmph (airspeed 53 Kmph)

nb: under score (_) pada tabel diatas terpaksa saya taruh karena editornya nggak memperbolehkan spasi berturut-turut. jadi baca tabel nya yg _ dianggap saja spasi ... hehehe
User avatar
ekozxx
Senior Master Sergeant
Senior Master Sergeant
Posts: 633
Joined: 10 Jul 2008, 00:04
Location: Bekasi

Re: DIY Paratrike/parabuggy

Post by ekozxx »

christoffel wrote:kalau pakai direct drive jadi begini tabelnya :
propeller
dia x pitch RPM _ Thrust(Kg) Power(HP) speed(Kmph)
28 x 10 ___ 6200 _ 19.784 __ 6.967 __ 66 ==> referensi
30 x 7.6 __ 6200 _ 26.071 __ 6.967 __ 50
32 x 5.9 __ 6200 _ 33.750 __ 6.967 __ 39
34 x 4.6 __ 6200 _ 43.012 __ 6.967 __ 30
36 x 3.7 __ 6200 _ 54.062 __ 6.967 __ 24

saya pengen nya kecepatan sekitar 30 aja, jadinya mesti pake prop 34x4.5
lha ini ukuran nggak lazim, jadi nggak ada yg jual ... hehehe terpaksa harus pesan yg custom made, inipun setengah maksa ... Mr Fiala nya bilang pabrik nya sudah penuh order sampai january. akhirnya disetujui pertengahan desember order saya bisa disisipkan ... alhamdulilah ...

harapan saya kalau engine nya sudah sempurna sesuai spec, kan mestinya bisa thrust 25Kg pada RPM 7200 (11.2HP)
kalau pake prop 34x5 pada 7000 rpm saja hasilnya bakalan seperti ini
static thrust 54.8 Kg
Max Flying Speed 37 Kmph (airspeed 53 Kmph)

nb: under score (_) pada tabel diatas terpaksa saya taruh karena editornya nggak memperbolehkan spasi berturut-turut. jadi baca tabel nya yg _ dianggap saja spasi ... hehehe


37km/h? :tlt sewaktu climb bisa menjadi lebih rendah lagi speednya, kira2 wingnya bisa generate lift dengan speed segitu om? yang paling penting apa gak bahaya klo tiba2 butuh power mendadak sdh gak punya power margin lagi? atau kena headwind >37km/h bisa berabe krn bisa berbalik dan uncontrollable krn downwind? mohon pencerahannya suhu..
User avatar
christoffel
First Lieutenant
First Lieutenant
Posts: 1291
Joined: 04 Jan 2008, 13:42
Location: Pondok Chandra Surabaya

Re: DIY Paratrike/parabuggy

Post by christoffel »

iya om ... paraglider memang termasuk slow-fly ...
desain nya memang begitu. apalagi punya saya ini kan canopy buat belajar.
waktu test flight ke 2 tempohari, teman saya jalan disebelah trike (bantu jaga kalau2 canopy miring dan ketarik angin kesamping agar nggak terguling), tau2 trike nya udah take-off (teman saya bahkan belum berlari, masih berjalan saja), sampe bengong dia ... hahaha ...

yg punya u-turn USA aja bisa 50mph udah klaim "world fastest" (ini 2 tahun yg lalu)
kalau saya sih terbang 40kmph aja udah cukup ... hehehe

ini salah satu yg klaim fastest ...
http://youtu.be/QOftJT17AO0

kalau sekarang bisa lebih cepat lagi. sampe namanya dibedakan. bukan lagi paragliding, tapi speed-fly.
padahal sebenarnya sama paraglidernya, cuman canopy nya diperkecil supaya drag nya kecil. akibatnya lift juga ikul mengecil, jadi untuk terbang harus lebih cepat.
canopy saya ini karena untuk training, lift nya besar ... jadi stall speed nya juga kecil aja ...

perlu power mendadak ? waduh ... itu kalau pesawat om. kalau main paramotor sampe perlu power mendadak, itu artinya pilotnya sudah mulai terbang aneh2 ... paragliding ini kan naturalnya nggak pake power, dan tanpa power itu terbang nya udah enak ...

kalau angin lebih besar dari kecepatan maximum ? ya paling2 mundur terbangnya ...
hehehe ...
ada caranya om, riser A (yg paling depan) bisa ditarik supaya LE nya turun. dengan demikian AoA nya berkurang, dan canopy bisa lebih dive, akibatnya otomatis kecepatan majunya bertambah. sama juga seperti di pesawat kan ...

kalau saya intinya "penambahan engine pada paragliding hanya untuk menambah feature terbang nya. bukan membuatnya jadi bisa terbang".
Bli Ary sempat coment ke saya : itu di manual engine nya ada peringatan tidak boleh untuk pesawat yg dinaikin manusia ...
saya bilang : kalau engine nya mati diatas ya sudah, terbang biasa aja seperti layaknya paraglider ... apa susahnya ?
ada engine, bagus. bisa terbang lebih lama dan lebih jauh ... nggak ada engine, ya sudah, terbang seperti biasanya saja ...
User avatar
christoffel
First Lieutenant
First Lieutenant
Posts: 1291
Joined: 04 Jan 2008, 13:42
Location: Pondok Chandra Surabaya

Re: DIY Paratrike/parabuggy

Post by christoffel »

tambahan:
Kalau pake reduction drive memang hasilnya akan lebih baik. thrust nambah dari hasil penghematan drag. jadi thrust besar, kecepatan juga nggak dikorbankan ...
pada contoh diatas, dg ratio 1:2 dan prop 46x22 didapat thrust 36.4Kg dengan airspeed 104 km/jam yg artinya flying speed sekitar 80 km/jam. kalau diameter prop di perbesar lagi dg pitch diperkecil, bisa dapat thrust yg lebih besar tapi top speed lebih kecil (80km/jam menurut saya terlalu ngebut sih ..)
misalnya untuk prop 50x16 akan didapat thrust 50kg dg flying speed 52 km/jam.

dan hitungan ini masih berdasarkan engine saya yg belum bisa keluar semua powernya lho ....
User avatar
topankaltim
Senior Master Sergeant
Senior Master Sergeant
Posts: 671
Joined: 20 Mar 2011, 18:47
Location: Yogyakarta, Jakarta

Re: DIY Paratrike/parabuggy

Post by topankaltim »

:tlt
User avatar
christoffel
First Lieutenant
First Lieutenant
Posts: 1291
Joined: 04 Jan 2008, 13:42
Location: Pondok Chandra Surabaya

Re: DIY Paratrike/parabuggy

Post by christoffel »

om topan lagi ancang2 mau beli dle170 ya ...
:htg :htg :htg
:thx :thx :thx
Post Reply