Perjalanan Aeromodeling ku
Forum rules
Room Cerita Kita dimaksudkan untuk berbagi cerita mengenai kisah menarik dalam menekuni hobby aeromodelling .
Jangan ada topik lain seperti : survey , review , salam perkenalan dll .
Thread yang terlalu singkat , akan dihapus atau dipindah ke room latihan posting .
Persiapkan Thread Anda dengan baik dan menarik . Selamat berbagi cerita .
Room Cerita Kita dimaksudkan untuk berbagi cerita mengenai kisah menarik dalam menekuni hobby aeromodelling .
Jangan ada topik lain seperti : survey , review , salam perkenalan dll .
Thread yang terlalu singkat , akan dihapus atau dipindah ke room latihan posting .
Persiapkan Thread Anda dengan baik dan menarik . Selamat berbagi cerita .
- Maria Nindhya
- Senior Master Sergeant

- Posts: 629
- Joined: 04 Jul 2012, 14:45
- Location: Bunderan HI Jakarta
Perjalanan Aeromodeling ku
Sejak SMP saya suka liat orang main pesawat terbang, asik banget keliatannya.. saya tertarik dan mencoba mencari tau lebih banyak.. kenalan dengan beberapa om-om di sana dan mereka cerita banyak tentang aeromodeling. Saya jadi bersemangat dan ingin memiliki walau yang paling sederhana sekalipun.
Beli jadi mahal banget.. minta tambahan ke papah, yang ada di omelin “Anak perempuan kok mainnya begituan..” tapi saya nggak patah semangat, satu cara biar dapet ya nabung..he.. he.. he..
3 tahun lewat, tu gambar pesawat nempel aja di kamar.. waktu itu harga remote mahal sekali, belum pesawatnya.. belum mesinnya.. belum bahan bakarnya.. belum klu crash.. uang saya nggak cukup terus nih.. sampai saya mendekati masa ujian SMA, tu pesawat belum ter-realisasi.. Akhirnya, saya menyerah emang Aeromodeling olah raga yang mahal.. Setelah urusan sekolah beres, saya punya libur hampir 3 bulan. Teman-teman pada pergi ke luar kota dan saya sendirian di rumah karena papah tugas ke luar negri selama beberapa bulan. Waktu beres-beres kamar, saya menemukan pola pesawat glider jenis free- flight. Bahan dasarnya kayu balsa untuk wing dan bodynya bisa pake kayu peti sabun.. Daripada bengong lalu kesurupan, mending coba bikin pesawat..
Dengan tanya sana-tanya sini plus bantuan dari om-om yg suka main pesawat, glider saya pun jadi.. terbang sudah bagus, stabil dan saya kasi warna dengan pewarna kue punya mama saya.. Hijau saya pilih untuk warna dasar dan motif bunga-bunga pada sayapnya.. Tiap terbang orang-orang pasti komentar “wah, pesawatnya feminim banget..” saya cuma nyengir aja. Atas dorongan om-om di lapangan, saya di minta ikut pertandingan free- flight. Nggak ada salahnya saya nyoba, siapa tau bisa dapet hadiah utama sebuah mesin pesawat. Jadi saya daftar dan ikut sebagai peserta umum.
[stream]http://gaero.org/MIDI/AllAlone.mid[/stream]
Beli jadi mahal banget.. minta tambahan ke papah, yang ada di omelin “Anak perempuan kok mainnya begituan..” tapi saya nggak patah semangat, satu cara biar dapet ya nabung..he.. he.. he..
3 tahun lewat, tu gambar pesawat nempel aja di kamar.. waktu itu harga remote mahal sekali, belum pesawatnya.. belum mesinnya.. belum bahan bakarnya.. belum klu crash.. uang saya nggak cukup terus nih.. sampai saya mendekati masa ujian SMA, tu pesawat belum ter-realisasi.. Akhirnya, saya menyerah emang Aeromodeling olah raga yang mahal.. Setelah urusan sekolah beres, saya punya libur hampir 3 bulan. Teman-teman pada pergi ke luar kota dan saya sendirian di rumah karena papah tugas ke luar negri selama beberapa bulan. Waktu beres-beres kamar, saya menemukan pola pesawat glider jenis free- flight. Bahan dasarnya kayu balsa untuk wing dan bodynya bisa pake kayu peti sabun.. Daripada bengong lalu kesurupan, mending coba bikin pesawat..
Dengan tanya sana-tanya sini plus bantuan dari om-om yg suka main pesawat, glider saya pun jadi.. terbang sudah bagus, stabil dan saya kasi warna dengan pewarna kue punya mama saya.. Hijau saya pilih untuk warna dasar dan motif bunga-bunga pada sayapnya.. Tiap terbang orang-orang pasti komentar “wah, pesawatnya feminim banget..” saya cuma nyengir aja. Atas dorongan om-om di lapangan, saya di minta ikut pertandingan free- flight. Nggak ada salahnya saya nyoba, siapa tau bisa dapet hadiah utama sebuah mesin pesawat. Jadi saya daftar dan ikut sebagai peserta umum.
[stream]http://gaero.org/MIDI/AllAlone.mid[/stream]
- KBSantoso
- First Lieutenant

- Posts: 1441
- Joined: 09 May 2010, 21:56
- Location: Semarang
- Contact:
Re: Perjalanan Aeromodeling ku
Menarik untuk disimak perjalanan aero mbak Maria,...
Ditunggu lanjutannya....
Ditunggu lanjutannya....
- emilhp
- Senior Master Sergeant

- Posts: 738
- Joined: 27 Oct 2008, 15:22
- Location: Pangkalan Kerinci-Pelalawan - Riau
- Contact:
Re: Perjalanan Aeromodeling ku
Duduk manis menuggu episode berikutnya . .
- jong66
- Staff Sergeant

- Posts: 251
- Joined: 23 Apr 2011, 15:21
- Location: Salatiga nan suejuk di lerengnya Merbabu
Re: Perjalanan Aeromodeling ku
- antoniusjono
- Airman First Class

- Posts: 58
- Joined: 15 Sep 2007, 17:03
- Location: Tapos - Depok
- Contact:
Re: Perjalanan Aeromodeling ku
Halooo... salam kenal Maria, di tunggu lanjutan ceritanya...

- arrivan
- Senior Airman

- Posts: 150
- Joined: 23 Jun 2011, 21:41
- Location: VGH BEKASI UTARA
Re: Perjalanan Aeromodeling ku
ikut menyimak, ngomong2 foto2 nya masih ada kan mba ?
- Maria Nindhya
- Senior Master Sergeant

- Posts: 629
- Joined: 04 Jul 2012, 14:45
- Location: Bunderan HI Jakarta
Re: Perjalanan Aeromodeling ku
Pertandingan berjalan seru, pesawat saya masuk final dan di panggil “pot bunga terbang”.. karena cuma saya satu-satunya yang pesawatnya bermotif bunga-bunga, yang lain polos atau 1-2 warna saja. Walau kalah di final, saya cukup puas dengan si “pot bunga” . Sebagai tanda terima kasih dari panitia karena telah ikut pertandingan dan pesawat saya terpilih sebagai pesawat favorit, saya mendapat hadiah timer digital. Wah, hati saya betul-betul girang sekali.
Kebetulan ada peserta yang selama pertandingan dia selalu pinjam timer saya. Karena saya sudah punya yg digital, maka saya hibahkan yg analog ke peserta itu. Dia senang sekali menerimanya..
Saya baca buku manualnya dan saya tidak sabar untuk mencoba timer digital itu. Setelah timer digital tertempel di si “pot bunga” dan rood elevator terpasang sempurna, lalu saya test.. hasilnya sukses.. saatnya uji terbang. Lapangan sudah mulai sepi , orang sibuk beres-beres.. jadi lapangan bisa saya kuasai sendiri.. timer saya setting 1 menit sekedar testing keseimbangan.. hasilnya sedikit oleng karena timer digital lebih ringan di banding yang analog.. lalu saya ubah pemberatnya dan di test lagi.. om-om yang bantu saya pun komentar “ duh, yang dapet digital..” saya tersenyum sambil sibuk seting timer menjadi 2 menit. Setelah di lempar.. wah mulus sekali.. saya girang sampe nggak sadar loncat-loncat sendiri.. saya pandangi tu si “pot bunga” melayang bebas di udara.. stabil.. tenang.. tapi kok rasanya lama sekali ya nggak turun-turun.. saya mulai kuatir.. dan pesawat saya makin lama makin tinggi.. aduh saya seting 2 menit apa 5 menit ya ? saya mulai kuatir dan panik..
Kebetulan ada peserta yang selama pertandingan dia selalu pinjam timer saya. Karena saya sudah punya yg digital, maka saya hibahkan yg analog ke peserta itu. Dia senang sekali menerimanya..
Saya baca buku manualnya dan saya tidak sabar untuk mencoba timer digital itu. Setelah timer digital tertempel di si “pot bunga” dan rood elevator terpasang sempurna, lalu saya test.. hasilnya sukses.. saatnya uji terbang. Lapangan sudah mulai sepi , orang sibuk beres-beres.. jadi lapangan bisa saya kuasai sendiri.. timer saya setting 1 menit sekedar testing keseimbangan.. hasilnya sedikit oleng karena timer digital lebih ringan di banding yang analog.. lalu saya ubah pemberatnya dan di test lagi.. om-om yang bantu saya pun komentar “ duh, yang dapet digital..” saya tersenyum sambil sibuk seting timer menjadi 2 menit. Setelah di lempar.. wah mulus sekali.. saya girang sampe nggak sadar loncat-loncat sendiri.. saya pandangi tu si “pot bunga” melayang bebas di udara.. stabil.. tenang.. tapi kok rasanya lama sekali ya nggak turun-turun.. saya mulai kuatir.. dan pesawat saya makin lama makin tinggi.. aduh saya seting 2 menit apa 5 menit ya ? saya mulai kuatir dan panik..
- Maria Nindhya
- Senior Master Sergeant

- Posts: 629
- Joined: 04 Jul 2012, 14:45
- Location: Bunderan HI Jakarta
Re: Perjalanan Aeromodeling ku
arrivan wrote:ikut menyimak, ngomong2 foto2 nya masih ada kan mba ?
foto udah pada ilang waktu pindah rumah (6 kali pindah rumah).. belum di landa banjir.. he.. he.. he..
- abdulRbabo
- Senior Airman

- Posts: 116
- Joined: 26 Dec 2011, 14:38
Re: Perjalanan Aeromodeling ku
ditunggu lanjutan ceritanya mbak 
- KBSantoso
- First Lieutenant

- Posts: 1441
- Joined: 09 May 2010, 21:56
- Location: Semarang
- Contact:
Re: Perjalanan Aeromodeling ku
Kayaknya bakal jadi hot thread nih....

Sayang ya, fotonya pada ilang2...
Sayang ya, fotonya pada ilang2...